Assalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh
Saudaraku sekalian,
Kesehatan dan waktu senggang, menjadi dua kenikmatan yang seringkali dilalaikan oleh kebanyakan orang, termasuk kita. Hal tersebut telah dituliskan dalam sebuah hadits Rasulullah Salallahu’alaihiwasallam
ØÙŽØ¯Ù‘َثَنَا المَكّÙÙŠÙ‘Ù Ø¨Ù’Ù†Ù Ø¥ÙØ¨Ù’رَاهÙيمَ، أَخْبَرَنَا عَبْد٠اللَّه٠بْن٠سَعÙيد٠هÙÙˆÙŽ ابْن٠أَبÙÙŠ Ù‡ÙÙ†Ù’Ø¯ÙØŒ عَنْ أَبÙÙŠÙ‡ÙØŒ عَن٠ابْن٠عَبَّاس٠رَضÙÙŠÙŽ اللَّه٠عَنْهÙمَا، قَالَ: قَالَ النَّبÙيّ٠صَلَّى الله٠عَلَيْه٠وَسَلَّمَ: Ù†ÙØ¹Ù’مَتَان٠مَغْبÙونٌ ÙÙيهÙمَا ÙƒÙŽØ«Ùيرٌ Ù…ÙÙ†ÙŽ النَّاس٠، Ø§Ù„ØµÙ‘ÙØÙ‘ÙŽØ©Ù ÙˆÙŽØ§Ù„Ù’ÙَرَاغÙ
Dari al Makky bin Ibrahim dari ‘Abdullah bin Sa’id (Abu Hind) dari ayahnya dari Ibn ‘Abbas radhiallahu ‘anhuma Rasulullah bersabda:
”Ada dua kenikmatan yang banyak manusia tertipu, yaitu nikmat sehat dan waktu senggang”. (HR. Bukhari no. 6412, at-Tirmidzi no. 2304, Ibnu Majah no. 4170, Ahmad I/h.258,344, ad-Darimi II/297, al-Hakim IV/306 dari Ibnu ‘Abbas)
Barangsiapa yang memanfaatkan waktu luang dan nikmat sehatnya dengan bijak dalam rangka melakukan ketaatan, maka dialah yang akan berbahagia. Sebaliknya, barangsiapa yang memanfaatkan keduanya dengan kegiatan maksiat, dialah yang betul-betul tertipu. Karena sesudah waktu luang akan datang waktu yang penuh kesibukan. Begitu pula sesudah sehat akan datang kondisi sakit yang tidak menyenangkan. ( Ibnu Hajar, Fathul Bari,18/219)
Wassalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh
Prof.Dr. Enizar, M.Ag
(Metro, 25 Juli 2018)