Metro, metrouniv.ac.id – Dimas Ario Setiawan, dari Tadris Biologi dinobatkan sebagai wisudawan terbaik IAIN metro pada wisuda periode I tahun akademik 2023/2024 yang digelar pada Sabtu lalu (20/4/2024). Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Rektor IAiN Metro, Prof. Hj. Siti Nurjanah.

Selama menjadi mahasiswa Dimas yang merupakan bungsu dari 4 bersaudara dari pasangan Bapak Rohimin dan Ibu Meity Sulistiatu serta memiliki hobi bernyanyi ini telah menorehkan segudang prestasi yang membanggakan. Prestasi yang telah diraihnya antara lain 1 artikelnya yang merupakan hasil penelitiannya berhasil terpublikasi pada jurnal internasional bereputasi terindeks scopus dan 1 artikel pada jurnal terindeks SINTA 3 serta 1 artikel pada jurnal SINTA 4. Tak hanya publikasi artikel ilmiah, Dimas juga turut serta menulis buku dengan judul Anak Berkebutuhan Khusus dalam kegiatan pembelajaran, sosial dan kesehatan. Publikasi ini dicapai atas pelaksanaan riset yang didampingi oleh dosen program studi Tadris Biologi.
Selain itu putera Mesuji ini juga telah banyak mengharumkan nama lembaga dalam event-event di berbagai tingkat, diantaranya sebagai peraih medali emas olimpiade bidang Biologi tingkat nasional pada tahun 2022. Meraih juara III pada Olimpiade Agama Sains dan Riset (OASE) PTKI se-Indonesia. Meraih juara II karya Tulis ilmiah bidnag Saintek pada PKM PTKI Sumatera dan Perguruan Tinggi Islam se-Asia Tenggara.

Dimas yang merupakan alumni SMK Kesehatan Negeri 2 Tanjung Raya, Mesuji dari jurusan Farmasi Klinis ini juga ternyata sempat menyabet 2 gelar sekaligus pada ajang Muli Mekhanai sebagai Mekhanai Sosial Media dan Mekhanai Duta QRIS pada 2023 lalu.
Ketua prodi Tadris Biologi, Nasrul Hakim memberikan apresiasi setinggi – tingginya atas semua capaian yang diperoleh alumninya tersebut. Ia menyampaikan rasa syukur dan bangga dan berharap hal positif seperti ini menjadi contoh dan motivasi bagi adik-adik tingkatnya serta mahasiswa yang lain. “Capaian ini semoga menjadi bekal bagi Dimas untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi dan mempermudah pencapaian karirnya nanti”, demikian harapnya.
Dimas sendiri justeru lebih bersikap rendah hati dengan memberikan motivasi kepada yang lain untuk tetap bersemangat dan tidak kecil hati. “Saya percaya bahwa setiap orang akan menemukan keberuntungan dan kesuksesannya masing masing, dalam waktu yang berbeda-beda”, ujarnya.
(Nas/lk)