Dirjen Pendis Bicara Dinamika Perubahan Umat Beragama pada Pembukaan AICIS 2022 di Bali

bg dashboard HD

Bali, metrouniv.ac.id – Bali sebagai daerah pariwisata dengan 57% perekonomian ditopang dari sektor pariwisata, sehingga pertumbuhan Bali diatas pertumbuhan ekonomi nasional dengan pemulihan perekonomian yang signifikan pasca covid 19.

Wayan Koster (Gubernur Bali) juga melaporkan bahwa penyelenggaraan G20 di provinsi Bali sudah sangat siap dan matang. Kegiatan ini akan berdampak pada bangsa dan negara melalui program yang harmonis, ramah terhadap alam dan menjaga kearifan lokal. “Pariwisata  boleh berjalan, namun budaya harus tetap hidup”.tegasnya. Kegiatan AICIS ini sangat sesuai dengan tema G20 yang mengangkat  Digital Transformasi, Knowledge Management and Social Resilience, tema ini sebagai satu kesatuan dalam membangun konsep moderasi agama yang mengajarkan persatuan dan kesatuan antar umat beragama.

Rektor IAIN Metro juga hadir langsung  bersama jajaran Wakil Rektor, Kepala Biro AUAK, Direktur Pascasarjana, Kepala SPI, Kepala Lembaga dan para Dekan serta para Presenter. Ia berharap dalam kegiatan AICIS ke 21 ini selain ajang kompetisi ilmiah juga sebagai wadah dalam mewujudkan pemahaman yang benar terhadap moderasi beragama.

Senada dengan Dirjen Pendis Prof. Dr. Ali Ramdhani, S.TP.,MT dalam sabutan sekaligus membuka acara menyampaikan  bahwa pada fase ini agama mengalami turbolensi perubahan atau dinamika sosial yang penuh dengan ketidakpastian.

“Perubahan yang kompleks, maka agama harus hadir dan ada untuk mempertautkan cinta antar umat beragama, supaya menjadi masyarakat yang harmonis meski beda agama.  Ia menambahkan bahwa saat ini banyak orang memuji agama namun tidak mengerjakan ajarannya, mengaku beriman tetapi tidak memiliki iman, dulu yang awalnya demokrasi menjadi democrazy”.

“Agama itu membina bukan mencerca, sehingga dapat terwujud sebuah transformasi bukan hanya bercerita tentang hal benar dan salah harus mempertajam baik dan buruk. Banyak salah kaprah memahami moderasi agama”.

“Moderasi agama sebagai proses agar manusia dapat memahami agama dengan baik dan benar yang bersumber pada ayat ayat Allah, sebab agama sebagai pembawa rahmat semesta alam”.

Dirjen Pendis juga mengingatkan bahwa berbagai tekanan  telah mendera bangsa. Segala sesuatu akan berjalan dengan baik ketika ada pandangan baru tentang  perubahan sosial.

“Perlu adaptasi, sebagaimana teori darwin menyatakan bahwa seluruh spesial akan punah kecuali mereka yang pandai berubah dalam sistem sosialnya. Pintu ijtihad ditutup sejak abad ke-15, sehingga lahirnya berbagai dinamika perubahan perlu diadaptasi dengan perubahan baru”. Imbuhnya.

“Bagaimana agama-agama dalam dua dekade terakhir sebagai hal yang tidak bisa dinaifkan untuk membangun peradaban baru. Agama memberi kontribusi dalam perubahan sosial di tengah persoalan yang krusial”. Pungkasnya. (bud_humas _ editor ss_humas)

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

socio, echo, techno, preneurship
🔴 LIVE
🔊

Cek koneksi...

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.