Malang, metrouniv.ac.id. – Salah satu dosen IAIN Metro kembali tunjukan kemampuannya pada ajang The European Association for Southeast Asian Studies (EUROseas) dengan lolos sebagai peserta EUROseas Masterclass 2023.
Dosen IAIN Metro yang dinyatakan lolos pada EUROseas Masterclass 2023 adalah Muhamad Nasrudin yang merupakan dosen pada Fakultas Syari’ah IAIN Metro.

Kegiatan ini merupakan studi asosiasi yang berbasis di Eropa dan fokus meneliti studi Asia Tenggara, dan sejak 1997 diselenggarakan konferensi rutin 2 tahunan yang sekaligus dengan penyelenggaraan masterclass, dimana tahun ini diselenggarakan di Universitas Negeri Malang (UM) pada 22-24 Mei 2023.
Masterclass 2023 ini mengundang mahasiswa doktoral dari seluruh dunia untuk mendiskusikan proposal disertasi mereka. Dari ratusan proposal yang masuk, diseleksi 10 proposal yang diundang. Kesepuluh peserta adalah mahasiswa doktoral dari University of Naples L’Orientale, Italia; National Chi Nan University, Taiwan; University of Milano-Bicocca, Italia; Universite du Quebec au Montreal, Kanada;
Kemudian, mahasiswa doktoral UIN Sunan Kalijaga, Indonesia; School of Oriental and African Studies (SOAS), University of London, Inggris; Universitas Gadjah Mada, Indonesia; Indonesian International Islamic University (UIII), Indonesia; University of the Philippines, Filipina; Osaka University, Jepang; University of Lisbon, Portugal; dan Mahidol University, Thailand.

Dalam forum tersebut, Nasrudin yang juga merupakan mahasiswa doktoral UIN Sunan Kalijaga mempresentasikan rancangan proposal disertasinya yang berjudul “Politics of Sharia Bankruptcy Law In Indonesia.” Proposal ini ia presentasikan di hadapan seluruh peserta dan enam pakar yang menjadi pembahas.
Keenam pakar yang menjadi pembahas dalam Masterclass adalah Andrew Hardy, dosen Ecole Française d’Extrême-Orient, Prancis; Antonia Soriente, University of Naples L’Orientale, Italia; Elliott Prasse-Freeman, National University of Singapore; Eloisa May Hernandez, University of the Phillipines-Dilliman, Filipina; Grace T Leksana, Universitas Negeri Malang; dan Silvia Vignato, Università di Milano-Bicocca, Italia.
Setelah pembahasan proposal, semua peserta mengikuti workshop mereproduksi karya ilmiah ke dalam artikel populer bersama The Conversation Indonesia. Beberapa riset siap dikembangkan menjadi karya ilmiah populer dan langsung pitching untuk publikasi di theconfersation.
Dalam sambutan penutupnya, Antonia Soriente berharap seluruh peserta Masterclass 2023 bisa memperbaiki proposalnya, kemudian membuat paper yang siap disubmit dalam EUROseas Conference 2024.
“See you all in main EUROseas Conference 2024 in Amsterdam,” kata Antonia. ([n],ss_humas)