Metro, metrouniv.ac id – Pelaksanaan entry meeting mengawali kegiatan review dan pendampingan atas pelaksanaan proyek pembangunan gedung Laboratorium Terintegrasi UIN Jurai Siwo Lampung yang didanai melalui Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) tahun anggaran 2025. Kegiatan ini berlangsung di ruang Syaifudin Zuhri, Gedung Rektorat lantai 2, pada Selasa (11/11/2025).
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Prof. Akla, yang mewakili Rektor UIN Jurai Siwo Lampung karena sedang melaksanakan tugas di Jakarta. Sementara dari pihak Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI, tim dipimpin oleh Rusdi Bahalwan selaku Pengendali Teknis (Dalnis), didampingi oleh Ahmad Hudori selaku Ketua Tim serta dua anggota, Irfan Hasanudin dan Edo Abdullah Faqih.

Adapun Ahmadun selaku penanggung jawab kegiatan review dan pendampingan pembangunan gedung Laboratorium Terintegrasi dari Itjen Kementerian Agama RI dijadwalkan akan hadir mulai Rabu (12/11/2025) untuk melaksanakan pendampingan secara langsung di lapangan.
Dalam sambutannya, Rusdi Bahalwan menjelaskan bahwa kegiatan review merupakan mandat (mandatori) dari Inspektorat Jenderal terhadap proyek-proyek pembangunan yang berada di bawah naungan Kementerian Agama, termasuk proyek SBSN.
“Kegiatan review dan pendampingan ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses pelaksanaan proyek berjalan sesuai ketentuan, mulai dari pemeriksaan dokumen hingga uji petik di lapangan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa salah satu aspek penting dalam proses review adalah verifikasi jaminan pelaksanaan proyek.

“Kami akan melakukan uji dokumen termasuk memastikan jaminan pelaksanaan lebih akurat dengan jaminan yang diterbitkan oleh bank,” tambahnya.
Sementara itu, dalam sambutannya mewakili Rektor, Prof. Akla menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada tim Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI.
“Selamat datang di kampus UIN Jurai Siwo Lampung yang kini telah beralih bentuk dan statuta serta nomenklaturnya telah memasuki tahap finalisasi dan menunggu pengesahan,” ucapnya.
Prof. Akla berharap kegiatan review dan pendampingan proyek SBSN tahun 2025 ini dapat berjalan dengan baik sehingga pembangunan gedung Laboratorium Terintegrasi berlantai enam tersebut dapat terselesaikan tepat waktu dan sesuai target.
“Kami mohon arahan dan bimbingan dari tim Inspektorat agar seluruh proses pembangunan berjalan sesuai aturan, lancar, dan memberikan hasil yang maksimal bagi kemajuan kampus,” sambungnya.

Prof. Akla juga menyampaikan bahwa pembangunan gedung Laboratorium Terintegrasi ini merupakan salah satu proyek strategis UIN Jurai Siwo Lampung tahun 2025 yang diharapkan menjadi pusat pengembangan riset dan pembelajaran terpadu lintas fakultas dalam mendukung peningkatan mutu akademik dan inovasi kampus.
Agenda tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat dilingkungan UIN Jusila mulai dari Kabag Umum dan Layanan Akademik, amustakim, Kepala Satuan Pengawas Internal, Nety Hermawati bersama sekretaris dan tim SPI, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan gedung laboratorium terintegrasi dan sejumlah tim keuangan dan tim SBSN UIN Jurai Siwo Lampung.