Metro, metrouniv.ac.id. – Pendampingan sebagai upaya peningkatan kapabilitas yang dilakukan Tim Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenag RI kepada Satuan Pengawasan Intern (SPI) IAIN Metro telah dilakukan selama Dua Pekan. Kegiatan yang telah dilaksanakan sejak 16 Oktober 2023 yang lalu hingga hari ini (Kamis-26/10/2023) telah memasuki tahap akhir dengan penyampaian laporan hasil pendampingan yang telah dilakukan oleh Tim Inspektorat terhadap SPI IAIN Metro yang dilakukan pada pelaksanaan exit meeting.
Kegiatan pendampingan yang dilakukan sebagai tindak lanjut atas pemetaan yang dilakukan pada Pekan Pertama Oktober (2 – 6 Oktober 2023), yang diawali dengan entry meeting dan penandatanganan Komitmen SPI dalam melaksanakan fungsi tugasnya sebagai kepanjangan tangan dari inspektorat secara sunguh-sungguh.
Selama pelaksanaan pedampingan kesungguhan dalam melaksanakan tugas dibuktikan oleh Tim SPI IAIN Metro baik Dr. Widhiya Ninsiana, M.Hum. selaku Kepala SPI, dan Berwin Anggara, M.S.Ak. selaku Sekretaris SPI serta Anggota SPI yang secara aktif mengikuti dan menyelesaikan evident yang akan digunakan sebagai panduan dalam melaksanakan tugas pengawasan.
Dari pendampingan yang telah dilakukan oleh tim Itjen, Widhiya selaku Kepala SPI IAIN Metro menerangkan kegiatan ini merupakan pengalaman berharga untuk menciptakan akuntabilitas lembaga.
“Kegiatan peningkatan kapabilitas SPI yang telah dilakukan sejak awal Oktober mulai dari pemetaan dilanjutkan selama 2 pekan pendampingan yang berakhir hari ini banyak hal yang kami peroleh untuk perbaikan pelaksaan pengawasan. Ini suatu hal yang sangat berharga bagi SPI IAIN Metro untuk menciptakan akuntabilitas lembaga. Dengan program peningkatan kapabilitas SPI IAIN Metro sebagai kepanjangan tangan dari Itjen akan melakukan audit atas kegiatan yang telah dilakukan sehingga ketika ada audit baik dari Itjen maupun audit ekternal SPI menjadi garda terdepan dalam pemeriksaan,” jelas Kepala SPI.
Sementara Sekretarsi SPI lebih menyoroti bahwa pendampingan dengan pedampingan yang dilakukan sebagi peningkatan kompetensi sebagai SPI.
“Kegitan pendampingan telah dilakukan selama 2 pekan dengan tidak mengenal waktu, bahkan dilakukan diluar jam kerja dan hari libur, seperti hari Sabtu lalu pun tidak masalah kami harus masuk dan mengikuti pendampingan dari Tim Itjen, bagi kami itu tidak masalah, asal kami mendapatkan wawasan dan peningkatan kompetensi sebagai SPI,” papar Berwin.
Dari 11 target output yang dijanjikan diawal, semuanya dapat terpenuhi dengan baik. Penyusunan 11 target tersebut juga dilakukan oleh seluruh SPI dengan dinamika kelompok yang menarik, diskusi yang hidup dan kerja tim yang solid. Mardani selaku ketua tim Itjen berharap agar proses yang dilakukan terus diimplemantasikan.
“Kami melihat niat dan komitmen SPI IAIN Metro dalam menjalankan visi dan misi kedepan, semoga semangat ini tidak hanya saat pendampingan namun bisa seterusnya diimplementasikan”, Harap Mardani kepada SPI.
Pada kegiatan exit meeting yang dilakukan di ruang Syaifudin Zuhri Gedung Rektorat Lanti 2 dilakukan Sosialisasi Piagam Satuan Pengawasan Intern IAIN Metro oleh Rektor IAIN Metro, Prof. Dr. Hj. Siti Nurjanah, M.Ag., selain itu juga dipaparkan program pengawasan yang akan dilakukan SPI IAIN Metro yang disampikan oleh Kepala SPI dan Sekretaris SPI.
Diketahui pelaksanaan pendampingan telah dilakukan selama beberapa hari mulai dari pemataan, penandatanganan pakta integritas dan pendampingan yang masih dilakukan hingga hari ini (Selasa-24/10/2023 yang terus berjibaku pada program kerja pengawasan.
Hari ini SPI IAIN Metro akan melakukan eksekusi salah satu program pengawasan yang telah ditetapkan dengan didampingi oleh tim Itjen Kemenag RI.
Laili Fuad salah satu anggota tim pendapingan dari Itjen Kemenag RI menyampaikan bahwa mulai hari ini telah dilakukan join pengawasan Program KIP (Kartu Indonesia Pintar)
““Pengawasan oleh SPI bersama Tim Pendampingan ini bisa disebut dengan Join Pengawasan, dimana SPI IAIN Metro dan tim Inpektorat telah memilih program kerja Pengawasan pada Program Indonesia Pintar yang ada di IAIN Metro,” terang Laili.
Beberapa tahapan yang akan dilakukan pada join pengawasan juga disampaikan oleh Laili.
Diawali dengan pengawasan pendahuluan, dimana Tim Itjen dan Tim SPI IAIN Metro mempersiapkan Program Kerja dan data-data unit yang akan diperiksa. Kemudian dilanjutkan dengan Entry Meeting, Pelaksanaan Pengawasan pada Selasa hingga Rabu.
Dengan melakukan praktik seperti ini diharapkan SPI IAIN Metro memperoleh pemahaman yang komprehensif terhadap Standar Kerja Pengawasan Internal pada Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri dan kemampuan dalam melaksanakan perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan pengawasan.