Metro, metrouniv.ac.id. – Meningkatnya mutu internal maupun eksternal perguruan tinggi menjadi keniscayaan. Dalam konteks mewujudkan komitmen itu, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) menggelar rapat kordinasi dengan Asesor Laporan Beban Kerja Dosen (LBKD) semester Ganjil TA 2023/2024. Kegiatan yang merupakan wujud implementasi tridharma perguruan tinggi bagi dosen IAIN Metro diselenggarakan pada Selasa (9/01/2024) secara daring.
Rapat kordinasi yang dihadiri oleh asesor internal maupun eksternal tersebut, secara umum di buka oleh Rektor IAIN Metro Prof. Dr. Siti Nurjanah, M.Ag, PIA. Dalam sambutannya, Rektor IAIN Metro menegaskan bahwa kegiatan LPM tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen dalam rangka meningkatkan mutu internal dan eksternal di lingkungan IAIN Metro. Oleh sebab itu, seluruh unsur pimpinan harus memberikan support, motivasi dan layanan yang terbaik bagi seluruh civitas akademikan IAIN Metro.
Sejalan dengan itu, Rektor IAIN Metro menginstruksikan kepada seluruh dosen IAIN Metro agar senantiasa memenuhi kewajibannya untuk mengisi LBKD. “LBKD menjadi salah satu tolak ukur bagi dosen di bidang tridharma. Karena itu, seluruh dosen yang memenuhi persyaratan “wajib” mengisinya. Kita akan tahu, kegiatan dan aktivitas apa saja yang telah dilakukan oleh para dosen selama satu semester yang telah berjalan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Rektor IAIN Metro menjelaskan bahwa rapat koordinasi semacam ini merupakan bagian integral dari proses pendidikan dan evaluasi di lembaga pendidikan. Rapat koordinasi ini tentu memiliki tujuan untuk membahas berbagai hal terkait dengan peningkatan kualitas dan kuantitas perguruan tinggi melalui efektivitas program pembelajaran, serta evaluasi terhadap capaian pembelajaran yang telah dilaksanakan, penelitain dan pengabdian para dosen. “Sekali lagi saya sangat berterimakasih kepada para asesor atas komitmennya untuk selalu mengevaluasi beban kerja dosen IAIN Metro melalui aplikasi LBKD. Ini menjadi bagian ikhtiar kita untuk terus meningkatkan dan memajukan mutu pendidikan di IAIN Metro. Peran asesor LBKD sangat penting. Asesor LBKD bertanggung jawab memberikan masukan dan evaluasi terhadap implementasi tridharma perguruan tinggi yang telah dilaksanakan. Jadi, rapat koordinasi ini menjadi kesempatan yang baik untuk berdiskusi, berbagi informasi, dan merumuskan langkah-langkah perbaikan atau pengembangan ke depan bagi IAIN Metro,” pungkasnya.

Mengakhiri sambutan, Prof. Dr. Siti Nurjanah, M.Ag, PIA, juga mensupport LPM untuk terus bahu membahu dalam meng-uprade mutu pendidikan di lingkungan IAIN Metro. “Pengisian LBKD bisa diintegrasikan dengan pengajuan angka kredit (PAK) dosen. Dalam hal ini LPM harus mencari formatnya agar semua bisa terlaksana secara baik. Seandainya sudah memungkinkan menggunakan sistem informasi data terintegrasi (SISTER), mungkin akan lebih mudah kita dalam penarikan data-data dari para dosen. Namun sekali lagi, kita semua harus sungguh-sungguh dalam mengisi LBKD,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Rektor I IAIN Metro, Prof. Dr. Suhairi, M.H, menginformasikan kepada seluruh asesi agar bersungguh-sungguh dalam mengisi LBKD dengan melihat podoman yang sudah ada, khususnya bagi Kementerian Agama. “Kita harus menyesuaikan dengan pedoman LBKD yang sudah ada, sehingga pengisian akan lebih terarah dan mudah dikoreksi oleh para asesor. Lalu, dalam mengisi LBKD kali ini kalau bisa para asesi menginput semua kegiatan yang telah dikerjakannya selama satu semester yang telah berjalan. Nantinya, kalau sudah siap untuk diintegrasikan dengan SISTER, kita mudah menarik data-data yang telah terinput,” jelas Warek I.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Dr. Buyung Syukron, S.Ag, SS., MA., menambahkan bahwa proses input kinerja harus optimal. Mengapa demikian? Karena LBKD merupakan unjuk performance academic seorang dosen. Dia tidak bisa dibatasi oleh atribut tugas tambahan walapun secara aturan sah-sah saja. Apalagi ke depan pengintegrasian antara LBKD dengan SISTER akan banyak memberikan kemudahan dalam hal penyusunan angka kredit (PAK) seorang dosen. Maksudnya, optimalisasi pengisian kinerja pada BKD akan memudahkan sorang dosen dalam menginput evidence pada kenaikan jabatan fungsional atau kenaikan pangkat dan jabatan lainnya.
“Kami berharap, melalui rapat koordinasi ini berbagai pihak dapat saling mendukung dan bekerja sama untuk mencapai hasil yang optimal dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan yang lebih berkualitas. Selain itu, kami juga berharap bahwa hasil dari rapat koordinasi ini dapat diimplementasikan secara efektif dan memberikan dampak positif bagi seluruh pihak yang terlibat dalam proses LBKD dan IAIN Metro umumnya,” ungkap Ketua LPM.
Kontributor: Tim LPM
Post : ss_humas