Metro, metrouniv.ac.id – Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung berhasil lolos ke tahapan Uji Publik dalam rangkaian Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026 yang diselenggarakan Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia. Capaian ini menjadi langkah penting bagi UIN Jurai Siwo Lampung dalam mewujudkan target sebagai badan publik informatif pada tahun 2026.
Kepastian tersebut tertuang dalam surat Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia Nomor 401/KIP/XI/2026 tanggal 3 November 2026 tentang Undangan Mengikuti Tahapan Uji Publik. Dalam surat tersebut, sebanyak 99 perguruan tinggi dinyatakan lolos untuk mengikuti tahapan selanjutnya, yakni Uji Publik yang akan dilaksanakan pada Selasa hingga Kamis, 10–12 November 2026, bertempat di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta.
Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, UIN Jurai Siwo Lampung mendapatkan kesempatan mengikuti Uji Publik pada sesi III, Kamis, 12 November 2026, pukul 11.10–12.30 WIB.
Menanggapi capaian tersebut, Rektor UIN Jurai Siwo Lampung, Prof. Ida Umami, yang saat ini tengah mengikuti pembukaan kegiatan OASE di Yogyakarta, menyampaikan bahwa keberhasilan lolos ke tahapan Uji Publik merupakan bagian dari upaya kampus dalam mencapai target sebagai badan publik informatif tahun 2026.
Ia menegaskan, UIN Jurai Siwo Lampung akan terus memperkuat komitmen terhadap keterbukaan informasi publik melalui berbagai persiapan, baik dari sisi substansi, kelembagaan, maupun kesiapan penyampaian informasi kepada masyarakat.
Menurutnya, keterbukaan informasi merupakan bagian penting dari pelaksanaan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), sekaligus sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya poin ketujuh tentang memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi.
“Sebagai badan publik, UIN Jurai Siwo Lampung berkomitmen untuk terus membangun tata kelola kelembagaan yang terbuka, transparan, dan akuntabel. Keterbukaan informasi bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, tetapi merupakan wujud tanggung jawab institusi dalam memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ida Umami menyampaikan bahwa lolosnya UIN Jurai Siwo Lampung ke tahapan Uji Publik merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh unsur di lingkungan universitas dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik.
“Kami akan memaksimalkan berbagai persiapan untuk menghadapi penilaian akhir. Langkah ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat budaya transparansi, meningkatkan kualitas pelayanan informasi, serta mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang profesional, terbuka, dan akuntabel,” sambungnya..
Ia mengapresiasi peran Ketua Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), Kepala TIPD sebagai pusat informasi, serta seluruh unit kerja dan pihak terkait yang telah berkontribusi dalam proses pemenuhan data, dokumentasi, dan berbagai kebutuhan penilaian Monev Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026.
“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama. Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan bekerja keras dalam menyiapkan berbagai kebutuhan penilaian keterbukaan informasi. Kolaborasi ini harus terus dijaga dan diperkuat agar UIN Jurai Siwo Lampung dapat memberikan layanan informasi publik yang semakin baik,” tambahnya.