Metro, metrouniv.ac.id. – Sebanyak 152 mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro siap menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode 1 tahun 2024 yang akan di terjunkan di wilayah Kaputen Lampung Tengah.
Mengawali pelaksanaan kegiatan KKN tersebut, pada hari ini (Selasa-16/01/2024) seluruh mahaisswa yang tercatat sebagai peserta KKN Periode 1 Tahun 2024 mengikuti kegiatan pembekalan yang di gelar di aula GSG IAIN Metro.
Acara pembukaan KKN ini dihadiri secara langsung oleh Rektor IAIN Metro, Prof. Dr. Hj. Siti Nurjanah, M.Ag., PIA, serta para pimpinan LPPM (Lembaga Peneliatian dan Pengabdian pad Masyarakat) mulai dari Ketua Dr. Imam Mustofa, MSI, selaku kepala LPPM, Ketua Pengabdian, Sainul, SH., MA. Sekretaris LPPM dan para ketua unit dan tim manajemen dilingkungan LPPM.

Sealain para pejabat dilingkunagn IAIN Metro, pada pembekalan tersebut juga dihadiri oleh para pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah yakni Camat Rumbia, Puji Waras Prihartono, M.Pd., dan Camat Seputih Surabaya, Periansah, S.H., turut hadir dalam kesempatan tersebut diwakilkan kepada I Nyoman Sugiarta selaku Sekcam (Sekretaris Camat)
Kegiatan pembekalan diawali dengan laporan dari Ketua LPPM mengenai persiapan yang telah dilakukan oleh tim, mulai dari survei hingga pemilihan lokasi.

“Alhamdulillah, setalah dilakukan survey dan pemilihan lokasi, dua kecamatan di Lampung Tengah, yaitu Rumbia dan Seputih Surabaya, dipilih sebagai lokasi pelaksanaan KKN dan telah disetujui dan disepakatan oleh para camat dan kepala kampung. Hari ini Camat Rumbia, Puji Waras Prihartono, M.Pd.., dan Camat Seputih Surabaya, Periansah, S.H., yang diwakili oleh I. Yoman Sugiarta selaku Sekcam turut hadir dalam kesempatan ini,”papar Mustofa.
Meustofa juga melaporkan seluruh jumlah peserta KKN pada periode ini dan jumlah lokasi kegitan
“Para peserta terbagi dalam 26 kelompok dengan masing-masing kelompok beranggotakan 6 mahasiswa dengan ditempatkan pada 22 Kampus di 2 kecamatan yakni 13 kampung di kecamatan Seputih Surabaya dan sisanya 9 kampung di kecamatan Rumbia,” tambah Mustofa pada laporannya.
Rektor IAIN Metro pada sambutannya menyampaikan pesan kepada para peserta KKN agar teruis menjaga sikap rendah diri.
“Lokasi KKN merupkan tempat baru dan kalian harus bisa berdapatasi dengan terus rendah hati dan menjagi etika. Kegiatan yang dilakukan di lokasi KKN merupakan upaya pembelajaran dengan terjun langsung ke masyarakat, jadi jangan sekali-kali sombong,” ujar Rektor.
Beliau juga menyoroti pentingnya interaksi dengan masyarakat setempat, dengan menyarankan tersu melakukan koordinasi.

“Pelajari dan terapkan ilmu yang dimiliki dengan baik sesuai dengan keilmuan yang diperoleh di kampus, dan jangan sombanong atas kemampuan yang dimiliki. Kembangkan dan salurkan kemampuan yang dimiliki agar bermanfaat dilingkungan tempat KK tentunya dengan berkonsultasi kepada kepala kampung untuk tingkat kampong dan dengan camat untuk tingkat kecamatan” tambahnya.
Rektor juga mengingatkan agar mahasiswa tetap melek digital dan menjadi agen perubahan di era digital ini.
Sosialisasi IAIN Metro juga menjadi hal yang juga diminta oleh rektor terlebih IAIN Metro yang sedang berproses untuk perubahan status menjadi UIN Jurai Siwo Lampung juga menjadi salah satu fokus pembekalan.
Pesan terakhir dari Rektor kepada mahasiswa adalah menjaga netralitas sebagai peserta KKN, terutama di tengah atmosfer Pemilu serta penerapan nilai moderasi beragama.
“Jadilah bagian yang universal untuk terus menerapkan nilai-nalia moderasi beragama dengan empat pilar, dan dlaam waktu dekat tanggal 14 Februari akan dilakukan Pemilu agar para mahasiswa tidak terlibat dalam kegiatan politik di lokasi KKN dan bersikap netral untuk menjaga ketenagan dan kelancaran pada kegiatan KKN yang dilakukan” lanjut Rektor.
Kontribusi positif dan output yang jelas dapat dihasilkan dari kegiatan KKN yang akan dilakukan menjadi pesan Prof. Nurjanah.
“Semua peserta diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat setempat dan menghasilkan output yang jelas dalam pelaksanaan KKN ini. Semoga dengan hal tersebut menjadi catatan baik bagi para mahaisswa dan IAIN Metro kedepan tentunya,” tutupnya.
Acara pembukaan ditutup dengan lanjutan penyampaian materi pembekalan lebih lanjut oleh beberapa narasumber dari Pimpinan Pengampu Ombudsman Provinsi Lampung Dadan Suparjo Suharmawijaya, dan Camat Rumbia Rumbia dan Sekretaris Camat Seputih Surabaya. (ss_humas)