PERKUAT PERSIAPAN DOSEN KE GURU BESAR, IAIN METRO ADAKAN BIMTEK PENULISAN

bg dashboard HD

Metro, metrouniv.ac.id. – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro siap melahirkan guru besar. Upaya-upaya terus dilakukan untuk melahirkan guru besar. Salah satunya adalah bimbingan teknis pendampingan karya tulis ilmiah internasional bereputasi. Berkaitan dengan kegiatan ini, IAIN Metro bekerja sama dengan IA Scholar Foundation menyelenggarakan academic writing workshop. Mengangkat tema Breaking Barriers: Strategies for Successful Academic Writing And Publication in International Journal, kegiatan ini sukses dengan dihadiri oleh 98 peserta.

Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Munaqosyah Lt.2 pada hari Kamis (30/3/2023) itu dihadiri oleh Wakil Rektor I dan Kepala Biro IAIN Metro. Peserta yang tergabung dalam kegiatan ini adalah para calon guru besar, dosen berpangkat lektor kepala, dan dosen berpangkat lektor dengan kum 300.

Wakil Rektor I IAIN Metro, Prof. Dr. Suhairi, MA. dalam sambutannya menegaskan bahwa akselerasi lektor kepala dan guru besar sangat penting dilakukan. Selain manfaatnya bagi yang bersangkutan, ini juga sangat dibutuhkan untuk meningkatkan angka akreditasi Lembaga.

Prof. Suhairi juga menjelaskan bahwa untuk menindak lanjuti permen PANRB Nomor 1 tahun 2023 tentang jabatan fungsional, IAIN Metro sangat mendorong peningkatan SDM melalui akselesari lektor kepala dan guru besar, tandasnya. “untuk meningkatkan akreditasi baik prodi maupun Lembaga, tentu kita harus memiliki sumberdaya yang baik minimal lektor kepala. Bagi teman-teman dosen yang belum mengajukan angka kredit sampai dengan 31 Desember 2022, maka harus segera mengajukan angka kreditnya supaya tidak hangus dengan deadline tanggal 7 April 2023” ungkapnya.

Disampaikan juga bahwa salah satu syarat pengajuan kepangkatan adalah penulisan artikel ilmiah di jurnal Internasional bereputasi. Dalam hal ini Prof Suhairi mengatakan bahwa hal tersebut jangan dijadikan masalah. “Kita menghadirkan prof Irwan Abdullah disini, dengan harapan peserta yang hadir disini dapat mengungkapkan masalah-masalah dalam menulis jurnal sehingga nanti dapat diberikan solusi-solusi kaitannya dengan penerbitan artikel pada jurnal internasional bereputasi.” Harap Warek I IAIN Metro.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Metro, Dr. Imam Mustofa, MSI. dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa tradisi menulis ilmiah ini merupakan tradisi ulama Islam. “Saya yakin bahwa semua dosen itu produktif, mungkin kita memiliki banyak data, inspirasi, ide dan gagasan, namun yang terpenting adalah menuangkan ide dan gagasan kedalam tulisan.” ujarnya.

“Maka dalam kesempatan ini kita akan belajar bagaimana menuangkan produktivitas pikiran kita ke dalam tulisan ilmiah sehingga nantinya dapat diterbitkan pada jurnal Internasional Bereputasi” tambah Dr. Imam Mustofa.

Selanjutnya, founder IAS Scholar, Prof Irwan Abdullah yang merupakan akademisi dan Guru Besar Universitas Gadjah Mada (UGM) bidang Antropologi, menyatakan bahwa untuk menulis artikel ilmiah yang terbit di jurnal Internasional terindeks scopus tidaklah sulit. “Pondasi terpenting dalam menulis bukanlah skill, melainkan waktu. Bismillah kita infaqkan waktu 15-30 menit dalam sehari untuk menulis. Tidak muluk-muluk, cukup satu paragraf dalam satu hari”. Tandasnya.

“Pekerjaan menulis scopus itu seperti pekerjaan advokat (penasihat hukum). Kita harus menyatakan dulu apa yang akan kita tulis, lalu kita tuliskan bukti-buktinya. Jangan menulis jurnal seperti report.” Tambah prof. Irwan.

Guru besar yang tahun ini akan menembus artikel scopus ke 50, juga memberikan beberapa kunci sukses dalam menulis dan mempublikasikannya di jurnal internasional. Pertama, menuliskan tema yang diminati jurnal. Disini penulis harus memahami tentang call for paper jurnal yang akan dituju baik itu scope maupun tema yang ditawarkan. Kedua, menulis sesuatu yang baru. Topik yang kita angkat sebaiknya sesuatu yang baru. Ketiga, menulis sesuatu dan dengan cara yang simple. Disini dijelaskan trik-trik menulis dengan cara yang simple. Terakhir, menulis dengan tradisi dan gaya jurnal.

Di akhir kegiatan, dilaksanakan MoU antara IAIN Metro dengan IA Scholar Foundation. MoU tersebut ditanda tangani oleh Prof. Dr. Irwan Abdullah dan Prof. Dr. Suhairi dalam rangka keberlanjutan Kerjasama antara IAIN Metro dan IA Scholar Foundation. (YAS)

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

socio, echo, techno, preneurship
🔴 LIVE
🔊

Cek koneksi...

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.