Metro, metrouniv.ac.id – Rektor IAIN Metro, Prof. Siti Nurjanah, hari ini (20/9/2024) menemui langsung pengurus Persatuan Mahasiswa Patani thailand di ruang tamunya. Pertemuan yang terjadwal sebagai audiensi tersebut membahas peminatan mahasiswa internasional khususnya asal Pattani Thailand untuk kuliah di IAIN Metro.

Dalam kesempatan tersebut Ikrom, koordinator mahasiswa Thailand yang ditemani dengan 3 mahasiswa lainnya menyampaikan bahwa saat ini baru ada satu mahasiswa peminat ke IAIN Metro, terutama untuk program Quran dan Tafsir, namun sayangnya prodi tersebut belum tersedia di IAIN Metro. Ia juga menanyakan kemungkinan opsi mahasiswa untuk tidak tinggal di pondok pesantren.
Merespon penyampaian koordinator mahasiswa Thailand tersebut rektor menjelaskan bahwa pihak kampus menyediakan beasiswa untuk mahasiswa asing, selanjutnya mereka akan diasramakan di pesantren mitra IAIN Metro untuk pemantauan, termasuk mengikuti program pesantren. Beliau juga menyampaikan tahun depan akan adanya skema beasiswa dari Kemenag sebesar 2,5 juta per bulan.
Selanjutnya terkait kewajiban tinggal di pesantren, Warek III, Dr Mahrus As’ad menjelaskan bahwa mahasiswa asing diwajibkan tinggal di pesantren untuk mensupport perkuliahan mereka, juga adaptasi budaya. Beberapa pesantren mitra berlokasi dekat kampus, dengan kapasitas untuk 4 hingga 6 orang per kamar. Beliau memastikan bahwa kegiatan pesantren tidak akan mengganggu perkuliahan, dan justru mahasiswa akan mendapatkan pengalaman yang berbeda dengan penyelenggaraan pesantren yang ada di Thailand.
Selanjutnya Wakil Rektor bidang Akademik dan kelembagaan juga memperkenalkan beberapa program studi yang dibuka dan mempersilakan calon mahasiswa segera mendaftarkan diri karena masa perkuliahan sudah dimulai. Sedangkan untuk prodi peminatan yang disebutkan baru ada di tahun depan.
Di akhir pertemuan tersebut Ikrom menekankan pentingnya promosi dari International Office yang lebih intens agar informasi dapat sampai kepada masyarakat di daerah Pattani.
Ikut hadir dalam kegiatan audiensi tersebut. Wakil Rektor 2, Kabiro AUAK, kepala pusat Hubungan Internasional, dan humas yang kemudian mendampingi mereka untuk melihat lihat fasilitas kampus lama maupun baru. (Lk)