Bandar Lampung, metrouniv.ac.id – Bertempat di Mahan Agung, hari ini (Selasa-18/10/2022) Gubernur Lampung terima secara langsung kunjungan Rektor IAIN Metro beserta rombongan dalam rangka audiensi.
Pada Audiensi kali ini, kehadiran Rektor IAIN Metro, Dr. Hj. Siti Nurjanah, M.Ag., PIA. yang didampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama (Wakil Rektor 3) Dr. Mahrus As’ad, M.Ag., Dekan Fakultas Syari’ah Husnul Fatarib, Ph.D., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama (Wakil Dekan 3) Fakultas Syari’ah Nety Hermawati, S.H., M.A., M.H. Koordinator Bagian Tata Usaha Fakultas Syari’ah Tri Pramasetia, S.E., dan Katua Program Studi (Prodi) Hukum Ekonomi Syari’ah Muhamad Nasrudin, M.H. disambut oleh Kepala Biro Kesehjahteraan Rakyat Provinsi Lampung Ir. Ria Andari, M.Pd., dan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Tommy Efra Handarta, S.STP., M.Si.

Diawali dengan memperkenalkan rombongan yang ikut dalam kegiatan audiensi, beberapa hal disampaikan secara langsung oleh Rektor IAIN Metro, terutama terkait agenda nasional yang akan digelar di IAIN Metro.
“Merupakan suatu kebanggaan dan kebahagiaan bagi kami IAIN Metro, pada hari ini Bapak Gubernur Lampung berkenan untuk menemui dan melakukan audiensi. Dalam waktu dekat tepatnya tanggal 24 hingga 28 Oktober mendatang IAIN Metro akan menjadi tuan rumah pelaksanaan perlombaan sidang semu nasional yang diikuti oleh PTKIN Se Indonesia. Sebelumnya telah dilakukan seleksi berkas dan dihasilkan 8 Perguruan Tinggi Keagamaam Islam atau PTKIN yang telah lolos seleksi berkas dan akan mengikuti kegiatan lomba sidang semu secara langsung di IAIN Metro,” terang Rektor.
“Kegiatan yang akan merebutkan piala bergilir dari Mahkamah Agung yang digelar di IAIN Metro merupakan kegiatan yang ke 4 dan IAIN Metro merupakan satu-satunya perguruan tinggi di luar Jawa yang masuk final dan selalu membawa juara, meskipun baru mendapatkan juara ke 3. Selain itu ada beberapa katagori yang akan dilakukan pada kegiatan lomba sidang semu dan telah disiapkan piala dari Walikota Metro dan Bupati Lampung Timur. Kami berharap Bapak gubernur dapat memberikan piala untuk peserta yang memperoleh juara umum,” tambah Nurjanah.
Selain hal tersebut Rektor IAIN Metro tersebut juga mengharapkan dukungan untuk perubahan alih status IAIN Metro menjadi UIN.

“IAIN Metro juga terus berupaya untuk melakukan transformasi menuju UIN, yang tentutunya membutuhkan dukungan dan peran serta dari Bapak Gubernur sebagai orang nomor satu di Lampung untuk mewujudkannya proses alih status menjadi UIN,” tutupnya.
Menanggapi hal tersebut Gubernur Lampung Ir. Arinal Djunaidi yang secara langsung menerima kunjungan para pimpinan IAIN Metro tersebut berharap kegiatan dikoordinasikan secara baik untuk memperoleh hasil terbaik.
“Setiap pelaksanaan kegiatan terlebih event nasional harus dilakukan koordinasi untuk menjelaskan maksud dan tujuan secra baik, sehingga akan mendapatkan hasil terbaik. IAIN Metro yang menjadi salah satu perguruan tinggi di Lampung dapat membantu mewujudkan ekonomi kerakyatan khususnya bidang pendidikan dan keagamaan. Pembangunan ekonomi yang bagus di Lampung sehingga masyarakat dapat menempuh pendidikan secara gratis hingga di perguruan tinggi. Terlebih IAIN Metro akan menjadi tuan rumah perlombaan sidang semu nasional, ini wujud bagaimana di Provinsi Lampung agamanya bagus, ekonominya bagus dan hukumnya juga bagus,” jelasnya.

“Lakukan koordinasi dengan instasni terkait sesuai dengan kegiatan yang akan dilaksnakan dan Kanwil Kemenag Provinsi Lampung mengingat IAIN Metro berada dibawah Kementerian Agama,” tambah Arinal.
Selain terkait hal perlombaan sidang semu, Gubernur juga menekankan untuk tidak melakukan KKN dalam bentuk apapun.
“Penyalahgunaan wewenang merupakan hal yang harus dihindari terlebih untuk melakukan KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme). Jangan melakukan KKN dalam bentuk apapun. Lakukan setiap pekerjaan dengan ikhlas dalam pengabdian dan jujur dalam tindakan,” pesan akhir sebelum Gubernur melanjutkan agenda lainnya.

Kegiatan audiensi dilanjutkan dengan melakukan kunjungan ke Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung untuk melakukan koordinasi. (ss_humas)