Bandar Lampung, metrouniv.ac.id – Rektor IAIN Metro, Prof. Dr. Hj. Siti Nurjanah, M.Ag., PIA menghadiri asesmen lapangan akreditasi perguruan tinggi di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung.
Kehadiran Rektor IAIN Metro dalam acara penting ini menunjukkan komitmen yang kuat terhadap kerjasama dan sinergi antar perguruan tinggi di bawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia.
Acara asesmen lapangan yang dijadwalakan berlangsung selama 3 hari mulai Jum’at (24/05/2024) hingga Minggat (26/05/2024) merupakan bagian dari proses penilaian dan evaluasi akreditasi institusi UIN Raden Intan oleh tim asesor dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Nurjanah menyatakan dukungannya terhadap upaya UIN Raden Intan dalam meningkatkan mutu pendidikan dan pelayanan akademik.
“Kehadiran kami di sini merupakan bentuk dukungan dan apresiasi terhadap UIN Raden Intan yang terus berupaya meningkatkan kualitas dan akreditasi institusinya. Kami berharap hasil dari asesmen ini dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan bersama,” ujar Rektor IAIN Metro.
Rektor IAIN Metro yang didampingi Kepala Pusat Penjaminan Mutu, Dt. Aria Septi Amggaira, M.Pd. Muhammad Mukri, M.Ag., juga berharap jadi motivasi dalam proses akreditasi Perguruan tinggi fi IAIN Metro.
“Asesmen ini adalah momentum penting ntuk terus berbenah dan meningkatkan mutu. Dengan kegiatan hari ini dapat menjadi dukungan dari menjadi motivasibagi kami untuk mempersiapkan proses akreditasi dengan harapan mendapatkan hasil yang terbaik,” tutur Prof. Nurjanah.
Proses asesmen lapangan akreditasi ini melibatkan berbagai kegiatan, termasuk presentasi, wawancara dengan pimpinan dan staf, serta tinjauan terhadap sarana dan prasarana kampus. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa UIN Raden Intan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan oleh BAN-PT.
Kerjasama yang erat antara IAIN Metro dan UIN Raden Intan diharapkan dapat terus berlanjut dan berkembang, membawa manfaat bagi kedua institusi serta meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia. (ss_humas)