Metro – Mengawali Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Mandiri tahun 2023, IAIN Metro menggelar kegiatan sholawat dengan menghadirkan Al Habib Umar bin Muhdor al Haddad pada 30 Mei malam di kampus II IAIN Metro. Kegiatan yang terbuka untuk umum tersebut dihadiri oleh Bupati Lampung Timur beserta jajarannya, Kapolres, Kapolsek, danramil dan sejumlah pimpinan pondok pesantren yang ada di sekitar Kota Metro, Lampung Tenngah dan Lampung Timur.
Diiringi alunan hadrah dari UKM LKK, Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut sudah tampak dipadati pengunjung dari kalangan mahasiswa, santri Pondok Pesantren maupun masyarakat umum. Puncaknya ketika Bupati Lampung Timur tiba kemudian disusul oleh Habib Umar, ribuan pengunjung merangsek ke bibir panggung hingga panitia harus turun tangan untuk menertibkan.

Di beberapa titik nampak sejumlah stand fakultas dan prodi yang sengaja didirikan untuk memberikan layanan informasi kepada khalayak yang berminat. Moment shalawat ini nampaknya tak disia-siakan oleh pihak panitia yang digawangi Dr. Akla, M.Pd. untuk menyapa masyarakat luas dan mengenalkan keberadaan kampus.

Bupati Lampung Timur, M. Dawam Raharjo menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan ini, “saya mengapresiasi kegiatan hari ini, yang alhamdulillah bukan saja IAIN Metro yang bershalawat, Lampung Timur bershalawat bersama Habib Umar”.
Selanjutnya beliau menyampaikan komitmennya untuk mensupport alih status IAIN Metro menjadi Universitas, “ insyallah bu Rektor, sesuai dg komitmen kita upayakan bersama- sama sesuai kemampuan, kita akan berkontribusi untuk pembangunan IAIN ini agar menjadi UIN yang ada di Lampung Timur”.

Dalam sambutannya selaku Rektor IAIN Metro, Prof. Dr. Hj. Siti Nurjanah, M.Ag. yang tampak lugas dengan gamis hitam dan jilbab kuning, menyampaikan rasa terimakasih dan harapan atas kesediaan Al Habib Umar hadir dalam kegiatan shalawat, “mudah-mudahan kehadiran beliau terus mengispirasi sehingga IAIN Metro akan menjadi maju dan meningkat dari segi kuantitas maupun kualitas”. Selanjutnya beliau tidak lupa untuk mengenalkan Fakultas dan Prodi yang ada dan transformasi IAIN Metro yang akan menjadi Universitas Islam Negeri, “mudah-mudahan ini segera terwujud” demikian ujar beliau. Diakhir sambutannya beliau juga menyampaikan kesiapan lembaga untuk menjadi lembaga yang inklusif dengan merujuk pada tugu moderasi sebagai ikon kampus Moderasi Beragama dan pada malam ini menjadi latar panggung Shalawat.

Di puncak acara, Al Habib Umar bin Muhdor al Haddad menyampaikan tausiahnya yang penuh semangat tentang sirah, pemahaman jamaah serta sikap moderat yang diselingi lantunan shalawat dan musik hadrah yang khas. (lk)