Lampung Timur, metrouniv.ac.id – Tim Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama RI melaksanakan pembuktian laporan progres pembangunan Gedung Laboratorium Terintegrasi Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung, Kamis (—/11/2025). Kegiatan ini dilakukan setelah peninjauan langsung ke lokasi proyek di Kampus II UIN Jurai Siwo Lampung yang bersumber dari dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).
Pembangunan gedung laboratorium tersebut dikerjakan oleh PT. Lince Ramauli Raya selaku penyedia jasa konstruksi, dengan pendampingan dari PT. Surya Cipta Engineering sebagai konsultan manajemen konstruksi. Dalam paparannya, pihak konsultan menyampaikan bahwa progres fisik pembangunan saat ini telah mencapai lebih dari 35 persen, dengan deviasi minus sekitar 1,3 persen dari target kurva S.
Deviasi tersebut, menurut konsultan, terjadi akibat beberapa kendala di lapangan, salah satunya tingginya intensitas curah hujan dalam beberapa pekan terakhir. Meski demikian, pihaknya memastikan akan terus memberikan arahan dan masukan teknis kepada kontraktor agar percepatan pekerjaan dapat dilakukan sesuai standar mutu dan waktu yang telah ditetapkan.
“Kami terus berupaya agar bobot pekerjaan dapat meningkat dan minimal kembali sesuai dengan kurva S yang telah direncanakan. Bahkan kami berharap progres ke depan dapat kembali on track dan mencapai hasil plus seperti sebelum deviasi ini terjadi,” ujar perwakilan PT. Surya Cipta Engineering.
Sementara itu, Tim Itjen Kemenag yang terdiri atas Rusdi Bahalwan selaku Pengendali Teknis (Dalnis), Ahmad Hudori selaku Ketua Tim, serta dua anggota Irfan Hasauddin dan Edo Abdullah Faqih, memberikan apresiasi atas keterbukaan dan kolaborasi antara pihak kontraktor, konsultan, dan UIN Jurai Siwo Lampung.
Tim Itjen menekankan agar langkah-langkah preventif segera ditempuh untuk menutup deviasi tersebut, termasuk upaya percepatan pekerjaan dengan tetap menjaga kualitas konstruksi.
“Kami berharap progres minus ini bisa segera teratasi melalui langkah-langkah strategis agar pekerjaan tetap selesai tepat waktu dengan mutu yang terjaga,” ungkap Rusdi Bahalwan.
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Rektor II bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Yudiyanto, Kepala Satuan Pengawas Internal (SPI) Nety Hermawati, PPSPM Dessy Aymoni, serta tim SPI dan tim SBSN UIN Jurai Siwo Lampung.
Dalam arahannya, Wakil Rektor II, Yudiyanto, menegaskan pentingnya sinergi antara semua pihak dalam memastikan penyelesaian pembangunan berjalan sesuai target. Ia juga mendorong agar potensi kendala seperti cuaca dan tampias air hujan dapat diantisipasi sejak dini.
“Kita perlu bergerak cepat untuk menutup deviasi yang ada. Selain itu, penting untuk menyiapkan langkah antisipatif terhadap kemungkinan gangguan teknis agar pekerjaan tetap berjalan optimal,” ujarnya.
Setelah sesi pembahasan progres dan strategi percepatan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi serta paparan teknis terkait bagian-bagian bangunan laboratorium terintegrasi yang sedang dikerjakan.