Metro, metrouniv.ac.id – Menindaklanjuti hasil rapat Koordinasi Penyelesaian Gedung KDP antara Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) dengan Kementerian PUPR RI dan PTKIN yang mengalami nasib KDP, hari ini (Senin, 29/03) kembali dilakukan pertemuan pembahasan melalui zoom meeting.
IAIN Metro mendapat jadwal pembahasan terkait Gedung GAC pada pkl. 13.00 WIB. Hadir pada pertemuan tersebut seacara virtual konsultan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) Jimmy S. Juwana, Hari Nugraha Nurjaman, Jatmika Adi Suryabrata, Achmad Sutowo, dan Dedi Agus Susanto Ditjen Prasarana Strategis pada Direktorat Jendral Cipta Karya Kementerian PUPR. Selain dari kementerian PUPR secara virtual tim Konsultan Perencana PT. Pola Data Consultan dan tim Manajemen Kontruksi (MK) PT. Mitra Plan turut hadir memeberikan penjelasan dan pemaparan terkait progress GAC.
IAIN Metro yang diwakili oleh Agus Hamdani selaku Kabag Perencanaan dan Keuangan, memaparkan kondisi dan hasil pekerjaan yang telah dicapai oleh kontraktor pelaksana, telah mencapai 81,241 persen dan telah diberikan kesempatan selama 90 hari kalender sesuai PMk Nomor 25 tahun 2018. Akan tetapi pihak kontraktor tidak dapat menyesaikan denbgan batas waktu tersebut, dan diputus kontrak serta dilaporkan ke LKPP melalui APIP untuk diblacklist. Hal tersebut diperkuat oleh tim MK yang diwakili Nur Wahid.
Dari hasil pertemuan tersebut Konsultan Kementerian PUPR mengapresiasi kerja IAIN Metro, dan akan disegerakan untuk lanjutan penyelesaian pembangunannya di tahun 2021. Penyampaian data dan pemaparan dari tim IAIN Metro, tim perencana dan tim MK selanjutnya akan dilakukan peninjauan lapangan oleh tim kementerian PUPR untuk memastikan kebutuhan, sehingga dapat dilaksanakan di tahun 2021 ini.
Kementerian PUPR menjadwalkan kunjungan ke IAIN Metro untuk meninjau lapangan Gedung GAC tersebut, diperkiran minggu kedua setelah pelaksanaan zoom meeting pada hari ini. (humas).