Lampung Timur, metrouniv.ac.id – Sejalan dengan visi Kementerian Agama yang dicanangkan oleh Prof.Nasaruddin Umar, Menteri Agama RI, UIN Jurai Siwo Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan gerakan menanam pohon. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (1/05/2026) di lingkungan Kampus II UIN Jurai Siwo Lampung.
Puluhan pohon ditanam oleh para CPNS dilingkungan UIN Jusila yang didampingi oleh jajaran pimpinan bersama Aparatur Sipil Negara (ASN), dengan jenis tanaman berupa pohon palem merah yang ditanam sepanjang jalan di depan gedung perpustakaan hingga menuju gedung laboratorium terintegrasi yang saat ini masih dalam proses pembangunan dan dijadwalkan selesai pada akhir bulan ini.
Diketahui, pohon-pohon yang ditanam tersebut merupakan bentuk dukungan dari CPNS angkatan 2025 serta ASN di lingkungan kampus. Kegiatan penanaman ini dipimpin langsung oleh Rektor UIN Jurai Siwo Lampung, Prof. Ida Umami, yang didampingi oleh para wakil rektor, kepala biro, kepala bagian, serta sejumlah pejabat lainnya.

Dalam keterangannya, Rektor UIN Jurai Siwo Lampung menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai implementasi visi Kementerian Agama, tetapi juga sebagai upaya memperindah lingkungan Kampus II UIN Jurai Siwo Lampung.
“Selain memperindah kampus, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembinaan bagi ASN, khususnya CPNS angkatan 2025, untuk terus mengedepankan kepedulian terhadap lingkungan serta menjaga kelestarian alam,” ujarnya.
Prof. Ida juga menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai wujud untuk meningkatkan dan implrntasi atas peningkatan UI Green Metric yang telah diraih, juga sebagai wujud pelestarian lingkungan.
“Seperti yang kita ketahui UIN Jurai Siwo Lampung berada pada peringkat 4 UIN Green Metric tingkat PTKIN, tentunya gerakan ini diharapkan dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan pemeringkatan tersebut dan wujud dalam menciptakan lingkungan kampus yang hijau, asri, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung program pemerintah dalam pelestarian lingkungan hidup,” pungkasnya.