Lampung Timur — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Ikatan Mahasiswa Pecinta Olahraga (IMPOR) UIN Jurai Siwo Lampung menggelar Kejuaraan Kota (Kejurkot) IPSI IMPOR UIN Jusila Championship III pada Jumat–Minggu (18–20/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Academic Center (GAC) UIN Jurai Siwo Lampung tersebut diikuti sebanyak 828 peserta dari berbagai jenjang usia, mulai usia dini hingga dewasa.


Kejurkot IPSI IMPOR UIN Jusila Championship III mengusung tema “Menjalin Ukhuwah Islamiyah Melalui Olahraga Pencak Silat.” Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi para pesilat, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun persaudaraan, meningkatkan sportivitas, serta membentuk karakter generasi muda melalui olahraga pencak silat.
Ketua Pelaksana, Dea Arini, dalam laporannya menyampaikan bahwa tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme masyarakat dan para pesilat terhadap penyelenggaraan kejuaraan pencak silat yang digelar oleh UKM IMPOR UIN Jurai Siwo Lampung.
“Semoga kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan, meningkatkan sportivitas, dan membangun karakter para pesilat,” ujar Dea.Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Rektor III UIN Jurai Siwo Lampung, Pembina UKM IMPOR, jajaran Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Metro, tim medis, serta para tamu undangan.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Rektor III UIN Jurai Siwo Lampung menyampaikan bahwa kampus memberikan ruang yang luas bagi mahasiswa untuk mengembangkan bakat dan kemampuan melalui berbagai kegiatan kemahasiswaan, salah satunya melalui UKM IMPOR.
“UIN Jurai Siwo Lampung terbuka untuk mendukung semua bakat dan kemampuan mahasiswa. Salah satunya melalui UKM IMPOR yang menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi di bidang olahraga,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Wakil Rektor III menyampaikan bahwa UIN Jurai Siwo Lampung juga memberikan apresiasi terhadap para peserta berprestasi. Bagi para juara dari jenjang SLTA sederajat, UIN Jurai Siwo Lampung membuka kesempatan untuk mengikuti penerimaan mahasiswa baru melalui jalur prestasi serta memperoleh keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas selama mengikuti pertandingan. Kompetisi, menurutnya, hendaknya tidak hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi juga menjadi sarana untuk belajar, membangun karakter, menghargai lawan, dan mempererat persaudaraan.
Kejurkot IPSI IMPOR UIN Jusila Championship III menjadi salah satu bentuk kontribusi UKM IMPOR dalam mengembangkan olahraga pencak silat sekaligus memperkuat peran UIN Jurai Siwo Lampung sebagai perguruan tinggi yang memberikan ruang bagi pengembangan prestasi mahasiswa dan generasi muda.
Dengan melibatkan ratusan pesilat dari berbagai kelompok usia, kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi sekaligus menanamkan nilai sportivitas, disiplin, persaudaraan, dan karakter positif melalui olahraga pencak silat.