Lampung Timur, metrouniv.ac.id-Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UIN Jurai Siwo Metro Lampung menggelar kegiatan penuangan ecoenzim ke embung Kampus 2 pada Jumat (5/6) siang usai pelaksanaan Salat Jumat.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Rektor UIN Jurai Siwo Metro, Prof. Ida Umami, dan diikuti oleh jajaran pimpinan universitas, mulai dari Wakil Rektor I, II, dan III, Kepala Satuan Pengawasan Internal (SPI), Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), para dekan fakultas, kepala bagian, Tim Green Campus, hingga sejumlah perwakilan mahasiswa.

Secara langsung, para pimpinan bersama mahasiswa menuangkan ecoenzim ke embung kampus sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung terwujudnya kampus yang hijau, sehat, dan berkelanjutan.
Ketua UI GreenMetric UIN Jurai Siwo Metro, Nasrul Hakim, M.Pd., menjelaskan bahwa penuangan ecoenzim merupakan salah satu upaya sederhana namun memiliki manfaat besar bagi kualitas lingkungan perairan.

“Ecoenzim ini berasal dari hasil fermentasi limbah organik seperti sisa buah dan sayuran. Ketika diaplikasikan ke perairan, cairan ini dapat membantu memperbaiki kualitas air secara alami, mengurangi bau, menyeimbangkan pH, serta membantu menekan keberadaan polutan. Harapannya, kualitas air di embung semakin baik sehingga ekosistem yang ada di dalamnya juga dapat terjaga,” ujarnya.

Menurut Nasrul, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi sivitas akademika untuk lebih peduli terhadap pengelolaan limbah organik dan pelestarian lingkungan hidup.
Embung Kampus 2 memiliki peran penting sebagai cadangan air sekaligus mempercantik kawasan kampus. Selain itu, embung tersebut juga menjadi habitat bagi berbagai jenis ikan, baik yang hidup secara alami maupun yang ditebar oleh warga kampus sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem.

Rektor UIN Jurai Siwo Metro, Prof. Ida Umami, memimpin langsung penuangan ecoenzim ke embung dan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan komitmen universitas dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada pilar pembangunan lingkungan.
“Kegiatan ini sejalan dengan semangat SDGs yang mendorong pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan secara berkelanjutan. Melalui langkah-langkah sederhana seperti ini, kita berupaya menjaga kualitas air, mendukung ketersediaan air bersih, serta merawat ekosistem yang hidup di dalamnya. Kampus harus menjadi contoh bagaimana kepedulian terhadap lingkungan diwujudkan dalam tindakan nyata,” ungkapnya.

Ecoenzim yang digunakan dalam kegiatan tersebut merupakan hasil produksi mahasiswa Program Studi Biologi UIN Jurai Siwo Metro. Cairan ramah lingkungan itu dibuat melalui proses fermentasi limbah organik rumah tangga berupa sisa buah dan sayuran yang dicampur dengan gula dan difermentasi dalam jangka waktu tertentu hingga menghasilkan larutan yang bermanfaat bagi lingkungan.
Melalui momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UIN Jurai Siwo Metro kembali menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan berbagai program Green Campus sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kampus yang lestari, berdaya guna, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang. ( )