Metro, metrouniv.ac.id – UIN Jurai Siwo Lampung (UIN Jusila) terus mematangkan persiapan pelaksanaan pengukuhan lima guru besar yang akan menjadi salah satu momentum penting dalam perjalanan akademik kampus. Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Agustus 2026 tersebut akan dirangkaikan dengan Launching UIN Jurai Siwo Lampung serta peresmian Gedung Laboratorium Terpadu.
Persiapan pelaksanaan kegiatan dibahas dalam rapat yang dipandu oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan, Prof. Dedi Irwansyah, dan dihadiri jajaran pimpinan universitas, senat, serta pihak terkait di ruang rapat lantai 2 gedung rektorat pada Jum’at (24/07/2026) dan dihadiri oleh Rektor Prof. Ida Umami, Ketua Senat Prof. Mukhtar Hadi, para Wakil Rektor, dan jajaran pimpinan serta panitia pelaksana.

Dalam arahannya, Rektor UIN Jurai Siwo Lampung Prof. Ida Umami menegaskan bahwa rangkaian kegiatan tersebut harus dipersiapkan secara matang karena menjadi momentum bersejarah bagi kampus pasca transformasi dari IAIN Metro menjadi UIN Jurai Siwo Lampung. Rektor menjelaskan bahwa launching UIN akan ditandai dengan pemukulan bedug sebagai simbol peresmian, sedangkan peresmian Gedung Laboratorium Terpadu akan ditandai dengan penyalaan sirene.

Selain pengukuhan guru besar, launching UIN, dan peresmian gedung laboratorium, sebelum pelaksanaan acara utama juga akan digelar sejumlah agenda penting, di antaranya pelantikan pengurus Pusat Pengkajian Pesantren serta kegiatan pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Rektor berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik dan menjadi tonggak penguatan mutu akademik, kelembagaan, serta pengembangan tridarma perguruan tinggi di lingkungan UIN Jurai Siwo Lampung.

Kegiatan besar tersebut direncanakan akan dihadiri oleh Menteri Agama Republik Indonesia Prof. KH. Nasaruddin Umar beserta sejumlah tamu undangan dari berbagai instansi pemerintah, perguruan tinggi, dan mitra strategis kampus.
Sementara itu, Ketua Senat UIN Jurai Siwo Lampung Prof. Mukhtar Hadi, yang juga termasuk salah satu guru besar yang akan dikukuhkan, menyampaikan bahwa pelaksanaan pengukuhan merupakan sidang senat terbuka sehingga seluruh rangkaian acara perlu disesuaikan dengan waktu yang tersedia. Ia mengusulkan agar orasi ilmiah para guru besar tidak disampaikan secara langsung dalam forum pengukuhan dan dapat digantikan dengan buku orasi yang telah dicetak dan dibagikan kepada peserta.

“Karena ini merupakan sidang senat dan terdapat beberapa agenda yang akan dilaksanakan secara bersamaan, maka orasi ilmiah dapat dibaca melalui buku yang telah disiapkan sehingga pelaksanaan acara lebih efektif dan sesuai dengan rundown yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Adapun lima akademisi UIN Jurai Siwo Lampung yang akan dikukuhkan sebagai guru besar adalah:
- Prof. Dr. Siti Zulaikha, M.Ag., Guru Besar Bidang Ilmu Hukum Perkawinan.
- Prof. Dr. Mukhtar Hadi, M.Si., Guru Besar Bidang Manajemen Lembaga Pendidikan Islam.
- Prof. Dr. Dri Santoso, M.H., Guru Besar Bidang Pemikiran Hukum Keluarga Islam.
- Prof. Husnul Fatarib, Ph.D., Guru Besar Bidang Ushul Fikih.
- Prof. Dr. Imam Mustofa, M.S.I., Guru Besar Bidang Hukum Ekonomi Syariah Kontemporer.
Rektor menyampaikan pengukuhan lima guru besar tersebut menjadi capaian penting bagi UIN Jurai Siwo Lampung dalam memperkuat kapasitas akademik dan meningkatkan kontribusi keilmuan bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
“Penambahan guru besar di UIN Jusila diharapkan akan semakin membawa kampus UIN Jusila menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan yang unggul, moderat, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional,” terang Prof. Ida