Batanghari, metrouniv.ac.id – Fakultas Syari’ah IAIN Metro menggelar pertemuan perdana para mahasiswa baru dengan seluruh manajemen sebagai upaya pengenalan visi dan misi dan tujuan pembelajaran. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh mahasiswa baru pada fakultas tersebut dilaksnakan di lantai 2 gedung Fakultas Syariah (Jum’at-01/09/2023)
Pertemuan ini menjadi moment pertama para mahasiswa baru Fakultas Syariah berjumpa dengan jajaran manajemen mulai dari Dekan, para Wakil Dekan, Ketua Program Studi (Prodi) dan para Sekertaris Prodi serta tim administrasi.
Dalam moment yang dihadiri secara langsung oleh Dekan Fakultas Syari’ah, Dr. Dri Santoso, M.H., Wakil Dekan 1 (Bidang Akademik dan Kelembagaan) Elfa Murdiana, M.Hum. mengajak mahasiswa mengenal lebih dekat dengan Prodi yang mereka pilih serta visi misi dan tujuan prodinya masing-masing
“Kegiatan sosialisasi ini adalah sebagai upaya bagi para mahasiswa baru lebih mengenal dan mengetahui lebih dekat apa dan bagaimana Prodi yang telah dipilih. Apa visi dan misi pada masing-masing Prodi sehingga para mahasiswa lebih mengetahui apa yang harus dilakukan kedepan. Anda harus mengetahui bagaimana cara menjadi mahasiswa, mengenal unur pimpinan, dosen dan tenaga kependidikan pada fakultas, sehingga apa yang akan lakukan kedepan akan jelas dan lebih mudah,” demikian yang dikatakan Elfa Murdiana saat membuka acara.
Dr. Dri Santoso, M.H. selaku Dekan Fakultas Syari’ah menekankan kepada para mahasiswa untuk menciptakan pembelajaran yang efektif dan efisien.
“Dalam rangka menciptakan pembelajaran yang efektif dan efisien, semua mahasiswa memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam proses perkuliahan dan peleksanaan tri dharma perguruan tinggi. Bagi Fakultas Syariah sangat penting untuk menyampaikan peta jalan yang tergambar dalam kurikulum dari tiap Prodi yang nanti akan dijelaskan oleh para Kaprodi dan sekretaris Prodi,” terangnya
Ucapan selamat datang juga disampaikan Dri Santoso pada kegiatan tersebut.
“kalian adalah mahasiswa terpilih yang tidak salah pilih. Oleh karena itu memantapkan pilihan di kalian pada Prodi yang ada pada Fakultas Syariah. Selamat datang dan bergabung di Fakultas Syariah IAIn Metro,” sambungnya.
Perkenalan komunitas dan organisasi lain yang ada pada Fakultas Syari’ah juga disampikan pada acara tersebut oleh Wakil Dekan 3 (Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama) Fakultas Syari’ah Nizaruddin, S.Ag, MH.
Nizarudin berharap kepada mahasiswa baru di Fakultas Syariah yang memiliki bakat non akademik agar dapat disalurkan pada komunitas yang telah dibentuk di Fakultas.
“Bakat yang kalian miliki saat ini bisa dikembangkan dan dapat mengharumkan nama Prodi dan fakultas tentunya. Dalam rangka mengembangkan minat dan bakat mahasiswa, komintas yang ada akan menjadi wadah untuk mengolah dan mengembangkan kompetensi yang kalian miliki,” terang Nizarudin.
Beberapa komunitas yang telah terbentuk pada fakultas tersebut juga turut dihadirkan pada acara tersebut yaitu, SMC (Sharia Media Center), MCC (Moot Court Community), LDC (Law Debate Community), Turots Community, dan FAMCO (Falak Metro Community).
“komunitas ini dapat menunjang keahlian kawan-kawan mahasiswa dalam mengembangkan karir akademik dan non akademik, menurut Elfa pada perkenalan komintas yang ada pada fakultas.
“Partisipasi mahasiswa dalam komunitas tersebut merupakan kunci yang harus dimiliki dalam meraih sukses,” tegas Nety Hermawati, MA., MH. selaku Wakil Dekan 2 (Bidang Administrasi Umum, perencanaan dan Keuangan yang juga sebagai pembina komunitas MCC.
Kegiatan dilanjutkan denganm perkenalan dan penyempaian visi misi Prodi.
Terdepan dalam pengkajian dan pengembangan hukum ekonomi syariah bersinergi socio–eco–technopreneurship tahun 2030, demikian Moelki Fahmi Ardliansyah, M.H. selaku ketua Prodi Hukum Ekonomi Syari’ah menarasikan visi prodi. Dengan visi tersebut prodi Hukum Ekonomi Syari’ah ingin mencetak praktisi hukum Islam (calon hakim, calon advokat, calon mediator, asisten Dewan Pengawas Syariah), legal officer di Lembaga Keuangan Syariah dan asisten peneliti hukum Islam yang berkepribadian baik, berpengetahuan luas dan mutakhir, serta mampu melaksanakan tugas umum sebagai praktisi hukum Islam dan tugas khusus sebagai praktisi hukum ekonomi syari’ah sesuai dengan etika keislaman, keilmuan, dan keahlian dalam sinergi socio-eco-techno-preneurship.
Untuk menunjang pencapaian profil lulusan tersebut prodi Hukum Ekonomi Syari’ah memiliki dosen-dosen yang memiliki keahlian, demikian para ketua Prodi menginformasikan pada para mahasiswa tentang dosen-dosen yang ada di tiap program studi yang nantinya akan menjadi pembimbing akademik mahasiswa.
Dalam sosialisasi ini, Nency Dela Oktora, M.Sy. dan Choirul Salim, S.H.I., M.H. juga menjelaskan tentang kurikulum dan bobot SKS yang harus ditempuh untuk memperoleh gelar Sarjana Hukum, dengan harapan agar mahasiswa terarah dalam melakukan menyusun rencana studi di setiap semester. Hal ini sejalan dengan pemaparan Hendra Irawan, M.H. selaku Ketua Prodi Hukum Tata Negara bahwa sosialisasi ini dilakukan untuk memastikan bahwa mahasiswa baru memiliki landasan yang kuat dalam hal pengetahuan, keterampilan, dan orientasi akademik yang diperlukan untuk sukses dalam program studi mereka dan di masa depan sebagai profesional di bidang hukum.
Diakhir acara, para kajur memperkenalkan salam khas fakultas syariah “Salam Yuridis… salam Yustisia … jayalah Fakultas Syariah” yang diucapkan dan diikuti oleh seluruh mahasiswa baru. (ss_humas)