Bandar Lampung, metrouniv.ac.id – Wakil Rektor II UIN Jurai Siwo Lampung, Dr. Yudiyanto, M.Si., menghadiri pembukaan Lampung Sharia Economic Festival (LSEF) Road to FESyar Sumatera 2026 yang digelar di Lampung City Mall, Jumat (8/5/2026). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Lampung sebagai bagian dari upaya memperkuat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di daerah.

Festival tersebut menjadi ruang kolaborasi berbagai pihak dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan. Pengembangan ekonomi syariah dinilai tidak dapat dipisahkan dari penguatan ekonomi nasional, terutama dalam mendorong kesejahteraan masyarakat melalui sistem keuangan yang berkeadilan dan berbasis sektor riil.
Dalam kesempatan itu, Dr. Yudiyanto menyampaikan apresiasi kepada Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Bimo Epyanto, atas dukungan dan sinergi yang selama ini terjalin bersama UIN Jurai Siwo Lampung, khususnya melalui program beasiswa Bank Indonesia bagi mahasiswa.

“Kerja sama ini menjadi bagian penting dalam pengembangan pendidikan tinggi Islam, terutama dalam mencetak generasi yang memahami ekonomi dan keuangan syariah,” ujarnya.
Ia menegaskan, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam melahirkan sumber daya manusia yang kompeten di bidang ekonomi syariah, keuangan syariah, industri halal, zakat, hingga penguatan ekosistem syariah secara menyeluruh. Kehadiran lulusan yang memiliki pemahaman tersebut diyakini akan mempercepat pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia.
Menurutnya, prinsip ekonomi syariah juga memiliki kontribusi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi riil yang berkelanjutan dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.
“UIN Jurai Siwo Lampung berkomitmen mendukung tumbuhnya ekosistem ekonomi syariah yang mampu memperkuat kemandirian umat, meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, serta menopang pembangunan nasional,” imbuhnya.

Festival yang berlangsung pada 8–10 Mei 2026 itu turut menghadirkan berbagai UMKM binaan Bank Indonesia Perwakilan Lampung dengan beragam produk unggulan bersertifikasi halal. Selain itu, kegiatan juga diikuti pondok pesantren dan berbagai pemangku kepentingan ekonomi syariah lainnya.
Melalui festival ini, semangat membangun ekonomi dan keuangan syariah yang inklusif diharapkan semakin tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat posisi Lampung sebagai salah satu daerah yang aktif mengembangkan ekosistem ekonomi syari’ah di Indonesia.