Lampung Selatan, metrouniv.ac.id – Sejumlah mahasiswa calon peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode II Tahun 2026 UIN Jurai Siwo Lampung (Jusila) melanjutkan rangkaian persiapan pengabdian masyarakat dengan melaksanakan survei lokasi di Desa Candimas, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (15/07/2026).
Kegiatan survei ini dilakukan setelah para peserta mengikuti pembekalan KKN yang berlangsung di Gedung Academic Center (GAC) Kampus II UIN Jusila pada 13–14 Juli 2026 dan dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Jurai Siwo Lampung, Prof. Ida Umami.
Salah satu anggota tim survei dari peserta KKN di Desa Candimas tersbut, Muhammad Adnan Wijaya, mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam angkatan 2021, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk melakukan pemetaan kondisi lapangan sekaligus meninjau lokasi yang akan dijadikan posko tempat tinggal peserta KKN selama pelaksanaan program.
“Survei ini kami lakukan untuk mengenali kondisi desa secara langsung, memetakan potensi yang ada, serta memastikan kesiapan lokasi posko yang akan ditemati oleh seluruh peserta KKN,” ujar Adnan.
Dalam pelaksanaan survei, tim mahasiswa juga melakukan koordinasi dengan perangkat Desa Candimas. Salah satu agenda utama adalah berdiskusi dengan Sekretaris Desa Candimas, Suwandi, guna memperoleh informasi terkait kondisi sosial, ekonomi, dan potensi desa yang dapat menjadi dasar penyusunan program kerja KKN.
Bersasarkan informasi dari Muhammad Adnan, pada kesempatan tersebut, Suwandi menyampaikan bahwa perekonomian masyarakat Desa Candimas sebagian besar ditopang oleh sektor pertanian yang telah dikelola melalui kelompok-kelompok tani yang aktif. Selain itu, masyarakat juga mengembangkan berbagai usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjadi salah satu penggerak ekonomi desa.
Ia berharap mahasiswa KKN dapat menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan disesuaikan dengan kebutuhan serta potensi yang dimiliki desa.
“Pada kesempatan tersbut pak Sekdes berharap kegiatan KKN dapat lebih mengutamakan program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat serta mampu mendukung pengembangan potensi desa yang sudah ada,” ungkap terang Adnan.
Adnan menambahkan, berdasarkan hasil survei lapangan yang dilakukan, Desa Candimas memiliki cakupan wilayah yang cukup luas dengan jumlah penduduk yang besar. Desa ini terbagi menjadi 10 dusun dengan 40 RT dan memiliki jumlah penduduk sekitar 13.000 jiwa yang tersebar dalam 4.474 kepala keluarga.
Data dan informasi yang diperoleh dari survei tersebut akan menjadi bahan pertimbangan bagi mahasiswa dalam menyusun program kerja KKN yang relevan, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat Desa Candimas selama masa pengabdian berlangsung.
Sementara Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat UIN Jusla, Basri menyampaikan bahwa, inisiatif yang dilakukan oleh para mahasiswa untuk melakukan survei adalah sebagai upaya dalam menyusun program kerja untuk memberdayakan potensi lokal.
“kegiatan survei awal yang telah dilakukan oleh para mahasiswa khususnya di Desa Candimas ini, dengan harapan para mahasiswa mampu merancang program yang tidak hanya mendukung pembangunan desa, tetapi juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mewujudkan pemberdayaan berbasis potensi lokal,” terang Basri.