Kepala Biro AKU Ajak ASN UIN Jusila Perkuat Disiplin dan Gaungkan Penerimaan Mahasiswa Baru

Apel pagi pimpinan dan pembina

Metro, metrouniv.ac.id – Aparatur Sipil Negara (ASN) UIN Jurai Siwo Lampung (Jusila) mengikuti apel pagi rutin yang digelar di halaman Kampus I UIN Jurai Siwo Lampung, Senin (6/7/2026). Apel pagi tersebut dipimpin oleh Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Umum (AKU), Win Hartan, sebagai pembina apel.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para wakil rektor, dekan, kepala bagian (Kabag), kepala lembaga, serta seluruh ASN di lingkungan UIN Jurai Siwo Lampung.

Diketahui pada kesempatan apel kali ini tim perpustakaan UIN Jurai Siwo Lampung bertugas

Dalam amanatnya, Win Hartan menyampaikan sejumlah capaian dan target strategis yang tengah diupayakan oleh UIN Jurai Siwo Lampung pasca bertransformasi menjadi universitas. Salah satu capaian yang disorot adalah meningkatnya minat masyarakat terhadap Program Studi Manajemen Haji dan Umrah (MHU).

Menurutnya, secara nasional minat terhadap program studi Manajemen Haji dan Umrah mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Di UIN Jurai Siwo Lampung sendiri, jumlah pendaftar pada program studi tersebut tercatat meningkat hingga mencapai 300 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kenaikan jumlah pendaftar ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan yang diselenggarakan UIN Jurai Siwo Lampung. Ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan layanan dan kualitas akademik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Win Hartan menegaskan bahwa peningkatan jumlah mahasiswa baru sejalan dengan visi dan target Rektor UIN Jurai Siwo Lampung untuk menjadikan kampus sebagai universitas berkelas global yang mampu bersaing di tingkat internasional.

Ia mengajak seluruh sivitas akademika, khususnya ASN, untuk bersama-sama menyosialisasikan penerimaan mahasiswa baru kepada masyarakat luas. Menurutnya, perubahan status dari institut menjadi universitas harus disampaikan secara komprehensif agar masyarakat memahami berbagai keunggulan dan peluang yang dimiliki UIN Jurai Siwo Lampung.

“Mari bersama-sama kita gaungkan penerimaan mahasiswa baru. Saat ini kampus kita telah bertransformasi menjadi universitas. Masyarakat perlu mendapatkan informasi yang utuh mengenai perkembangan, program studi, fasilitas, dan berbagai keunggulan yang dimiliki UIN Jurai Siwo Lampung,” katanya.

Win Hartan juga menyampaikan target besar yang telah ditetapkan pimpinan universitas, yakni pada tahun ketiga pasca transformasi menjadi universitas, jumlah mahasiswa UIN Jurai Siwo Lampung diharapkan dapat mencapai sepuluh ribu mahasiswa.

Selain membahas peningkatan jumlah mahasiswa, ia menekankan pentingnya peningkatan kedisiplinan ASN dalam menjalankan tugas dan fungsi pelayanan. Menurutnya, disiplin harus dimulai dari hal-hal sederhana seperti kehadiran dalam apel pagi, ketepatan waktu, hingga optimalisasi pelayanan kepada mahasiswa dan masyarakat.

“Kedisiplinan merupakan salah satu kunci keberhasilan institusi. Setelah menjadi universitas, kita dituntut untuk memberikan pelayanan yang semakin profesional dan berkualitas,” ungkapnya.

Sebagai kampus yang terus berkembang menuju universitas internasional, UIN Jurai Siwo Lampung saat ini juga telah menerima mahasiswa asing yang menempuh pendidikan di berbagai program studi. Hal tersebut menjadi bukti nyata semakin luasnya jangkauan dan pengakuan terhadap kampus berjuluk Jusila tersebut.

Di akhir amanatnya, Win Hartan mengajak seluruh ASN untuk memperkuat budaya religius yang menjadi ciri khas kampus Islam. Ia mengimbau agar seluruh pegawai senantiasa memanfaatkan waktu salat untuk melaksanakan salat fardu berjamaah di Masjid Kampus sebagai bagian dari penguatan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan akademik dan pekerjaan sehari-hari.

 

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

socio, echo, techno, preneurship
🔴 LIVE
🔊

Cek koneksi...

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.