LELANG DJKN DI KAMPUS UIN JURAI SIWO LAMPUNG, PESERTA ANTUSIAS

IMG-20260610-WA0108

Lampung Timur, metrouniv.ac.id – Kegiatan lelang yang diselenggarakan oleh DJKN Wilayah Lampung dan Bengkulu di Kampus 2 UIN Jurai Siwo Lampung (UIN Jusila) tidak hanya menghadirkan suasana yang meriah, tetapi juga memberikan pengalaman baru bagi mahasiswa. Dipadukan dengan kuliah umum, kegiatan ini menjadi sarana edukasi sekaligus pengenalan dunia lelang kepada civitas akademika secara langsung.

Yang menarik, kesuksesan kegiatan ini tidak lepas dari keterlibatan aktif mahasiswa UIN Jusila. Sebanyak sembilan Duta Kampus UIN Jusila diterjunkan sebagai tenaga sukarela lelang untuk membantu jalannya acara. Sebelumnya, mereka terlebih dahulu mendapatkan bimbingan teknis (bimtek) lelang dari KPKNL Metro, sehingga memiliki pemahaman dasar mengenai mekanisme dan tata cara pelaksanaan lelang.

Keterlibatan mahasiswa sebagai bagian dari penyelenggara menjadi pengalaman berharga tersendiri. Mereka tidak hanya menyaksikan proses lelang, tetapi juga terlibat langsung dalam mendukung pelaksanaannya. Kolaborasi ini menjadi bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan DJKN dalam memperkenalkan budaya lelang kepada generasi muda.

Bahkan, pelaksanaan lelang di lingkungan kampus yang secara khusus melibatkan mahasiswa sebagai tenaga sukarela ini menjadi hal yang sangat unik. Kegiatan lelang di UIN Jurai Siwo Lampung tersebut diyakini menjadi salah satu, bahkan kemungkinan yang pertama di Indonesia, yang mengintegrasikan edukasi lelang, pelaksanaan lelang secara langsung, dan keterlibatan mahasiswa sebagai relawan yang telah mendapatkan pembekalan teknis dari KPKNL. Inovasi ini menunjukkan bahwa lelang dapat dikenalkan kepada generasi muda melalui pendekatan yang lebih dekat, partisipatif, dan edukatif.

Antusiasme peserta terlihat sejak awal acara. Gedung Academic Centre dipenuhi mahasiswa yang penasaran sekaligus ingin merasakan pengalaman mengikuti lelang untuk pertama kalinya. Bagi banyak peserta, kegiatan ini membuka wawasan baru bahwa lelang bukan sekadar proses jual beli, tetapi juga dapat menjadi kegiatan yang edukatif dan menyenangkan.

Sesi pertama menghadirkan Lelang Amal yang dipandu oleh Meyzar Ahmad, Pejabat Lelang Ahli Pertama. Sebanyak 37 barang ditawarkan kepada peserta, mulai dari telepon genggam, helm, jam tangan, tas, peralatan rumah tangga, hingga berbagai perangkat elektronik lainnya.

Suasana semakin hidup ketika peserta mulai saling mengajukan penawaran. Tidak sedikit mahasiswa yang antusias berburu barang sesuai kebutuhan mereka. Bagi sebagian peserta, inilah pengalaman pertama mengikuti lelang secara langsung sekaligus kesempatan untuk mengenal lebih dekat layanan lelang yang diselenggarakan negara melalui KPKNL.

Dari Lelang Amal tersebut berhasil terkumpul dana sebesar Rp8.576.000. Seluruh hasil lelang kemudian diserahkan untuk kemaslahatan Ma’had UIN Jurai Siwo Lampung, sehingga kegiatan ini tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial bagi lingkungan kampus.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan Lelang UMKM yang menawarkan berbagai produk karya pelaku usaha lokal. Beragam barang unik ditampilkan, mulai dari lukisan kaligrafi hingga ukiran kayu jati. Sesi ini dipandu oleh IG. Yoga Adi Nugroho, S.H., M.Kn., Pejabat Lelang Kelas II.

Melalui Lelang UMKM, peserta tidak hanya berkesempatan mendapatkan produk berkualitas, tetapi juga ikut mendukung pelaku usaha lokal untuk memperluas jangkauan pemasaran produknya.

Kesan positif pun datang dari para mahasiswa. Beberapa mahasiswa dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) mengaku awalnya tidak membayangkan bahwa lelang bisa berlangsung begitu menarik.

“Ternyata lelang itu seru dan menegangkan juga. Walaupun belum berhasil mendapatkan barang yang diinginkan, tetap menyenangkan mengikuti prosesnya,” ujar salah seorang mahasiswa.

Antusiasme tersebut terlihat hingga acara berakhir. Bahkan setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, banyak peserta masih bertahan di kursi mereka, berdiskusi dan berbagi pengalaman mengenai lelang yang baru saja mereka ikuti.

Melalui kegiatan ini, DJKN Wilayah Lampung dan Bengkulu bersama UIN Jurai Siwo Lampung berhasil menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda bagi mahasiswa. Tidak hanya mengenalkan mekanisme lelang kepada generasi muda, kegiatan ini juga menunjukkan bahwa mahasiswa dapat mengambil peran nyata, mulai dari menjadi peserta hingga terlibat langsung sebagai tenaga sukarela dalam pelaksanaannya. Kolaborasi inovatif ini menjadi contoh bagaimana edukasi lelang dapat dikemas secara menarik, inklusif, dan relevan bagi generasi muda, sekaligus membuka peluang lahirnya kegiatan serupa di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. ( )

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

socio, echo, techno, preneurship
🔴 LIVE
🔊

Cek koneksi...

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.