Metro, metrouniv.ac.id. – Penjaminan mutu pendidikan tinggi harus terus dilakukan sebagai upaya memeliharaan dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi secara berkelanjutan, sesuai dengan UU No. 12 Tahun 2012, tentang Pendidikan Tinggi dan Permendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023 Tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi.
Sebagai Upaya melaksanaan UU Nomor 12 Tahun 2023 dan Permendikbudristek Nomor 53 tersebut, IAIN Metro melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) yang dimulai Senin (16/10/2023) sampai Jum’at medatang (20/10/2023). Pelaksanaan AMI dilakukan terhadap seluruh Auditee (pimpinan/pihak yang di Audit) yang berada di ruang lingkup Instit Agama Islam Negeri (IAIN) Metro dengan Leading Sector dari kegiatan ini adalah Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Metro.
Ketua Lembaga LPM IAIN Metro, Dr. Buyung Syukron, S.Ag.,S.S.,M.A. menyampaikan bahwa audit dilakukan kepada seluruh lini yang ada di IAIN Metro.
“AMI untuk tahun 2023 dilaksanakan oleh 40 Auditor yang dimiliki oleh IAIN Metro dengan menyasar kepada seluruh Fakultas, Pascasarjana, Program Studi, Lembaga, Unit-unit, serta bagian/bidang-bidang yang ada di IAIN Metro,” jelas Buyung.
Lebih lanjut ketua LPM menyampaikan bahwa pelaksanaan audit sebagai proses pengujian atas pelaksanaan kegiatan yang telah dilakukan.
“Pelaksanaan AMI tahun 2023 ini adalah proses pengujian yang sistematik, mandiri dan terdokumentasi untuk memastikan pelaksanaan kegiatan di IAIN Metro sesuai prosedur dan hasilnya telah sesuai dengan standar untuk mencapai tujuan institusi. AMI menjadi salah satu langkah untuk mengetahui kesesuaian standar dengan pelaksanaan yang telah dilakukan pada berbagai aspek yang telah ditetapkan. Selain untuk mengukur berbagai hal tersebut, AMI juga dijadikan sebagai momentum untuk Mengevaluasi efektivitas penerapan SPMI sekaligus peluang untuk memperbaiki siklus SPMI yang masih perlu peningkatan. Untuk memberikan pemahaman terhadap pelaksanaan AMI ini, pada tanggal telah dilaksanakan sosialisasi instrumen AMI kepada para Auditee dan juga Auditor,” sambung Ketua LPM tersebut
Ungkapan terimakasih dan apresiasi juga disampikan oleh Ketua LPM kepada Rektor dan semua pihak.
“Apresiasi yang besar terhadap para Auditor dan Auditee untuk bersinergi dalam memajukan Mutu pada IAIN Metro melalui agenda rutin tahunan dalam bentuk AMI dan RTM ini. Tak lupa kami ucapan terimakasih atas berbagai dukungan yang telah diberikan oleh Rektor IAIN Metro Prof. Dr. Siti Nurjanah, M.Ag.,PIA., serta pimpinan lainnya sehingga proses AMI dan Konsinyasi terus dilakukan sebagai upaya memberikan jaminan mutu (quality Assurance) dan terbangunnya budaya mutu (qualty culture) dalam ruang lingkup IAIN Metro dalam upaya mencapai keunggulan lembaga ke depannya,” pungkasnya.
Sementara Ketua Pelaksana AMI dan Konsinyasi AMI, Dr. Tusriyanto, M.Pd menjelaskan bahwa usai pelaksanaan audit akan dilakukan konsunyasi.
“Setelah pelaksanaan AMI, proses selanjutnya yang akan dilakukan LPM adalah Konsinyasi dalam bentuk Rapat Tinjauan Manajemen (RTM). RTM ini menjadi hal yang penting untuk menyampaikan berbagai temuan yang diperoleh dari Proses AMI sebelumnya, sehingga dengan berbagai temuan yang diperoleh para Auditor, Auditee wajib menindaklanjuti berbagai temuan dimaksud sebagai upaya peningkatan mutu yang sesuai dengan standar yang telah ditentukan dalam dokumen SPMI itu sendiri,” terang Tusriyanto selaku ketua pelaksana.
Menurut Tusri pelaksanaan audit dan konsinyasi merupakan hal yang tidak terpisahkan.
“Pelaksanaan AMI dan Konsinyasi adalah 2 rangkaian kegiatan yang tidak terpisahkan, oleh sebab itu para Auditor dan Auditee dan mengikuti kegiatan dimaksud. Dengan Konsinyasi RTM ini juga diharapkan Auditee mengetahui apakah pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi memiliki tingkat kesesuaian pencapai tujuan dan pelaksanaan dengan standar yang telah ditetapkan serta menjamin akuntabilitas dari pelaksanaan standar. Selain itu sekaligus memberikan peluang perbaikan kepada para auditee dalam pencapaian mutu yang berkelanjutan,” tambahnya.
Rektor IAIN Metro Prof. Dr. Hj. Siti Nurjanah, M.Ag. PIA, selaku pimpinan tertinggi di IAIN Metro menyampaikan agar seluruh lini dapat memberikan informasi dan data yang dibutuhkan pada pelaksanaan audit.
“Sebagai upaya untuk menjaga quality Assurance dan qualty culture agar seluruh Auditee mulai dari pimpinan, fakultas, prodi, lembaga, unit, dan bagian dapat memberikan informasi dan data yang diminta oleh para auditor,” tegas Nurjanah.