PENDAFTARAN UM PTKIN MELONJAK, PANITIA PASTIKAN SELEKSI TRANSPARAN

IMG_20260514_083939

JAKARTA, metrouniv.ac.id –  Antusiasme calon mahasiswa terhadap jalur Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) tahun 2026 terus meningkat. Hingga pertengahan Mei, jumlah pendaftar tercatat telah menembus angka 60 ribu peserta dari total kuota sekitar 80 ribu kursi yang tersedia di berbagai PTKIN seluruh Indonesia.

Data tersebut disampaikan dalam konferensi pers Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PMB PTKIN) yang digelar di The Grand Platinum, Jakarta, Rabu (13/05/2026). Kegiatan ini dihadiri sejumlah pimpinan PTKIN dan jajaran panitia nasional.

Ketua Panitia Nasional PMB PTKIN, Prof. Dr. Abd Aziz, mengatakan proses pendaftaran masih akan berlangsung hingga 30 Mei mendatang. Ia optimistis jumlah peserta akan terus bertambah seiring menunggu hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).

“Masih ada waktu sekitar 17 hari. Penambahan pendaftar terus berjalan setiap hari, kemungkinan banyak siswa yang masih menunggu hasil pengumuman SNBT,” ujar Prof. Aziz kepada media.

Selain membahas capaian jumlah pendaftar, panitia juga menyoroti upaya peningkatan minat terhadap program studi keagamaan yang selama ini tergolong minim peminat, seperti Akidah dan Filsafat Islam serta Ilmu Hadis. Menurut Prof. Aziz, program studi tersebut merupakan identitas utama PTKIN yang harus tetap dipertahankan.

“Kami memberikan beasiswa khusus bagi pendaftar di prodi yang kita istilahkan ‘langka peminat’ ini. Baik melalui Beasiswa Indonesia Bangkit maupun dukungan internal kampus, agar prodi-prodi ini tetap eksis,” jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Penjamin Mutu PMB PTKIN, Prof. Zulfahmi Alwi, M.Ag., Ph.D., menegaskan bahwa kualitas dan objektivitas seleksi menjadi perhatian utama panitia. Ia memastikan Sistem Seleksi Elektronik (SSE) yang digunakan telah melewati proses uji validitas secara ketat.

“Tugas kami memastikan standar mutu dari hulu ke hilir terpenuhi. Kami melakukan sinkronisasi antara tim pembuat soal dan tim sistem agar ujian berjalan objektif. Penjaminan mutu ini juga mencakup pengawasan ketat terhadap integritas pelaksana di setiap titik lokasi ujian,” tegasnya.

Dari sisi kesiapan pelaksanaan, Bendahara Forum Pimpinan PTKN, Prof. Dr. Mairtin Kustanti, M.Pd., menyebut dukungan anggaran kampus difokuskan pada penguatan sarana dan prasarana ujian, termasuk fasilitas ramah disabilitas.

“Kami memastikan alokasi anggaran diarahkan untuk memperkuat fasilitas ujian, terutama bagi pendaftar disabilitas. Kami ingin memastikan tidak ada kendala teknis di lapangan karena dukungan finansial kampus telah disinkronkan dengan kebutuhan sistem inklusif yang dicanangkan panitia pusat,” ujar Prof. Martin. (  )

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

socio, echo, techno, preneurship
🔴 LIVE
🔊

Cek koneksi...

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.