Metro – UIN Jurai Siwo Lampung terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang berintegritas melalui pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Komitmen tersebut diwujudkan melalui Rapat Pembahasan Tindak Lanjut Pengisian Dokumen Lembar Kinerja Zona Integritas yang digelar pada Jumat (24/7) di Ruang Rektor.

Rapat yang diprakarsai oleh Tim Zona Integritas Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) ini dihadiri oleh para Wakil Rektor, Kabiro AKU, serta anggota Tim Zona Integritas FUAD. Kehadiran pimpinan universitas menjadi bentuk dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan budaya kerja yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
Kegiatan tersebut bertujuan menyelaraskan langkah seluruh tim dalam melengkapi dokumen serta eviden Lembar Kinerja yang menjadi bagian penting dari proses evaluasi pembangunan Zona Integritas. Selain memastikan kelengkapan administrasi, rapat juga menjadi forum koordinasi untuk mengidentifikasi berbagai aspek yang masih perlu disempurnakan agar pelaksanaan pembangunan Zona Integritas berjalan sesuai indikator yang ditetapkan.
Dalam pembahasan, peserta rapat melakukan penelaahan terhadap dokumen pendukung, menyusun strategi pemenuhan eviden, serta merumuskan langkah tindak lanjut guna mengoptimalkan kesiapan UIN Jurai Siwo Lampung dalam menghadapi proses penilaian Zona Integritas. Sinergi antarunit menjadi fokus utama agar setiap indikator penilaian dapat dipenuhi secara komprehensif dan berkelanjutan.

Melalui rapat koordinasi ini, UIN Jurai Siwo Lampung menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya birokrasi yang bersih, transparan, akuntabel, dan melayani. Pembangunan Zona Integritas tidak hanya dipandang sebagai pemenuhan indikator penilaian, tetapi juga sebagai upaya mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang unggul serta menghadirkan layanan pendidikan tinggi yang semakin berkualitas bagi masyarakat.