Rakor TPK Beresiko Stunting Tingkat Kota Metro Digelar di IAIN Metro, Rektor : Upaya Ciptakan Genarasi Penerus Indonsia Emas 2045

bg dashboard HD

Metro, metrouniv.ac.id. – Upaya penuruan stunting terus dilakukan Pemerintah Kota Metro bersama seluruh instisusi pendidikan termasuk IAIN Metro dan berbagai elemen masyarakat.  Hari ini (Selasa-7/11/2023) hal tersebut kembali dilakukan oleh Pemerintah Kota Metro dengan menggelar Rapat Kerja (Rakor) Penguatan Tim Pendamping Keluarga (TPK) Beresiko Stunting Tingkat Kota Metro.

Kegiatan Rakor TPK Beresiko Stunting kali ini digelar di Aula Gedung Serba Guna (GSG) IAIN Metro dengan melibatkan berbagai kalangan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, mulai dari Ketua Tim Penggerak PKK kecamatan, Kepala puskesmas, para Camat, dan para pimpinan perguruan tinggi se Kota Metro.

Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Walikota Metro dr. H. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG (K), M.H., sebagai keynote speaker pada kegiatan kali ini, Rektor IAIN Metro Prof. Dr. Hj. Siti Nurjanah, M.Ag., PIA, Ketua Komisi 2 DPRD Kota Metro, Kepala Bapeda Kota Metro, Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Metro, serta para pimpinan perguruan tinggi se Kota Metro.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPPAPPKB) Kota Metro kali ini diikuti oleh hampir 400 peserta mulai dari kalangan masyarakat hingga para mahasiswa dari IAIN Metro dan perguruan tinggi lain di Kota Metro.

Pada sambutannya sebagai pelaksanan kegiatan, Kepala Dinas PPPAPPKB Wahyu Ningsih, S.K.M., M.Kes menyampaikan telahmelakukan berbagai langskah untuk pencehan stunting.

Sementara Rektor IAIN Metro selaku tuan rumah pelaksanaan kegiatan ini menyampaikan hal ini sebagai upaya ciptakan generasi Indonesia emas 2024.

“IAIN Metro berkomitmen menjadi perguruan tinggi dalam persoalan anak dan keluarga, termasuk dalam penurunan stunting yang pada hari ini akan dilakukan rakor sebagai upaaya pencegahn stunting,” terang Nurjanah.

“Bagaimana menjadikan anak-anak kita nanti menjadi anak-anak yang cerdas untuk menjadi generasi emas di tahun 2045 nanti,” tambahnya.

Nurjanah juag menyampaikan bentuk peran dari sivitas akademika IAIN Metro dalam menakan angak stunting dengan menghasilkan produk makanan olehan bernutrisi hasil karya mahasiswa.

“Salah satu unit kegiatan mahasiswa yang ada di IAIN Metro telah menjadi finalis tingkat nasional sebagai bentuk dukungan dalam mengatasi stunting dalam ajang OASE Ke Dua se PTKIN Nasional yang dilaksanakan di Jakarta pada Juni yang lalu. Artinya IAIN Metro terus penduli dalam pencegahan stunting,” lanjutnya dalam sambutan kegiatan.

“Perwakilan mahasiswa tersebut memperkenalakan produk BTS atau Biskuit Tempe Soya sebagai inovasi makanan pendamping ASI untuk mengatasi stunting yang telah mendapat juara pada saat itu,” sambungnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian paparan oleh Walikota Metro dengan materi Pentingnya Perencanaan Pra Konsepsi Menuju Generasi Emas Metro Cemerlang.

Antuasias peserta dalam mengikuti materi sangat tampak dengan respon atas materi yang disampaikan oleh Walikota Metro.

Kegiatan dikahiri dengan penyampaian materi oleh Ketua Tim Pengerak PKK Kota Metro dr. Silfia Wahdi, Sp.KKLP, M.M. dan beberapa narasumber lain dari akademis dan pemerintah baik provinsi maupun Kota Metro. (ss_humas)

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

socio, echo, techno, preneurship
🔴 LIVE
🔊

Cek koneksi...

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.