Kegiatan sosial tersebut diikuti jajaran pengurus SEMA-U UIN Jurai Siwo Lampung sebagai bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat. Melalui aksi bertajuk “Rakyat Bantu Rakyat, Sebab Bersama Rakyat Bukan Hanya Slogan”, para mahasiswa turun langsung untuk berbagi dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Ketua SEMA-U UIN Jurai Siwo Lampung, Abdurrahman Addakhiel, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian mahasiswa sekaligus upaya menumbuhkan semangat solidaritas dan gotong royong di tengah masyarakat.
Menurutnya, peringatan Hari Sumpah Pemuda tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pemuda dalam mempersatukan bangsa, tetapi juga menjadi kesempatan bagi generasi muda untuk menunjukkan kontribusi nyata bagi lingkungan sosial.

Lebih lanjut Abdur menyampaikan kegiatan berbagi makanan ini, SEMA-U ingin menegaskan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir di tengah masyarakat, membangun kepedulian, serta membantu sesama sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.
“Aksi ini sebagai implementasi peran mahasiswa sebagai agen perubahan (agent of change) yang tidak hanya menyuarakan gagasan, tetapi juga mengambil langkah konkret dalam menjawab kebutuhan masyarakat, ungkapnya.
Semangat “Rakyat Bantu Rakyat” yang diusung dalam kegiatan ini mengandung pesan bahwa kepedulian dan kebersamaan harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Dengan berbagi, mahasiswa diharapkan dapat memperkuat nilai kemanusiaan, menumbuhkan rasa persaudaraan, serta mendorong tumbuhnya budaya saling membantu.
Aksi solidaritas SEMA-U UIN Jurai Siwo Lampung pada Hari Sumpah Pemuda ke 98 ini membagikan puluhan paket makanan sebagai wujud kepedulian sosial, gotong royong, dan pengabdian kepada masyarakat.