
Metro, 19 Juli 2023. Ballroom Grand Skuntum kota Metro tadi malam tampak ramai. Pasalnya IAIN Metro sebagai panitia penyelenggara malam itu melaksanakan acara pembukaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) serumpun Perguruan Tinggi Keagamaan Islam se-Sumatera. Dihadiri 18 utusan Perguruan Tinggi dari 22 PTKI yang ada di Sumatera. Perguruan Tinggi yang bergabung dalam KKN Melayu Serumpun tahun ini diantaranya UIN Ar-Raniry Aceh, UIN Syahda Padangsidimpuan, UIN FAS Bengkulu, UIN IB Padang, UIN SUSKA Riau, UIN STS Jambi, UIN Raden Fatah Palembang, UIN BUKITTINGGI, UIN Batusangkar, UIN Rsden Intan Lampung, IAIN Lhokseumawe, IAIN Langsa, , IAIN Curup, IAIN Kerinci, IAIN SAS Babel, STAIN TD Meulaboh dan STAIN Kepulauan Riau. Dalam kegiatan tersebut masing-masing utusan membawa peserta mahasiswa , Dosen Pendamping Lapangan serta unsur pimpinan. Kegiatan berlangsung dari pukul 20.00 hingga 23.30 WIB dimeriahkan pula oleh grup band lokal dan tarian daerah Lampung.

Kabupaten Pesawaran Lampung menjadi pilihan tempat bagi pelaksanaan KKN Melayu Serumpun tahun 2023. Dalam sambutannya Rektor IAIN Metro, Prof. Dr. Hj. Siti Nurjanah, M.Ag. menyampaikan alasan dipilihnya Pesawaran sebagai tempat pelaksanaan KKN, bahkan bukan Kota Metro merupakan arahan dari Gubernur Lampung. “saran arahan beliau, kita dekatkan dengan yang pinggir pantai”. Sehingga lanjut beliau panitia harus berkoordinasi dahulu dan berbagi wilayah dengan LPPM UIN Raden Intan Lampung yang juga menerjunkan mahasiswa KKN di daerah yang sama.
Dikesempatan yang lain , Ruchman Basori, M.Ag., Kepala Subdirektorat Ketenagaan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag RI dalam sambutannya untuk peserta KKN menyinggung teori Antonio Gramci. “Gramci membagi kelas intelektual menjadi dua, intelektual tradisional danintelektual organik”. beliau melanjutkan, “yang diharapkan oleh gramci adalah adanya intelektual organik yang akan selalu hadir di tengah problem kemasyarakatan, keterbodohan, keterbelakangan, perpecahan, ekonomi, kekerasan seksual, dan bukan menjadi intelektual menara gading”.
Sementara Wali Kota Metro yang seyogyanya membuka acara secara resmi kegiatan pembukaan malam itu berhalangan hadir dan mewakilkannya kepada Sekretaris Daerah, Bangkit Haryo Utomo. Beliau mengawali sambutannya dengan mengenalkan Kota Metro yang luas wilayahnya hanya 68,74 KM2 tetapi memiliki jumlah tempat pendidikan yang tidak sedikit, termasuk 14 perguruan tingginya, raihan prestasi serta wisata kulinernya. Demikian pula dengan Indeks Pembangunan Manusianya yang tertinggi di Lampung setelah Ibu Kota Provinsi, ditunjukkan dengan angka harapan hidupnya yang hampir menyentuh angka 72 tahun. ” sehingga bapak ibu jika ingin umurnya panjang maka tinggalah di Kota Metro”, kelakar beliau. dalam kesempatan tersebut beliau menyambut baik dan mengucapkan selamat datang sekaligus permohonan maaf atas sambutannya yang kurang maksimal kepada peserta KKN Melayu serumpun sebelum mengakhiri sambutannya dan membuka resmi acara tersebut. (LK)
