Metro, metrouniv.ac.id – Moderasi Beragama belakangan menjadi konsen banyak pihak, selain menjadi cara terbaik untuk membangun kerukunan beragama, namun juga menjadi cara menghadapi radikalisme agama.
Bertujuan untuk memberikan kontribusi peneguhan Moderasi Beragama, IAIN Metro bersama UM Metro, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, GP Ansor Lampung Timur dan Gugus Tugas Pemuka Agama BNPT RI merancang agenda besar bertajuk “Peneguhan Moderasi Beragama Dalam Sinergi Melawan Radikalisme dan Terorisme Untuk Menjaga NKRI”.
Pada Ahad, 8 Mei 2022, Rektor IAIN Metro Dr. Siti Nurjanah, M.Ag. PIA menyelenggarakan pertemuan yang dihadiri oleh Rektor UM Metro Drs. Jazim Ahmad, M.Pd, Wakil Bupati Lampung Tengah dr. Ardito Wijaya, Ketua GP Ansor Lampung Timur Muslih, S.H.I., M.H, Gugus Tugas Pemuka Agama BNPT RI Adit Iskandar serta jajaran tim IAIN Metro. Kegiatan tersebut berlangsung di ruang Syafudin Zuhri gedung Rektorat lantai 2.
Pertemuan tersebut menyepakati itikad bersama untuk memberikan kontribusi penguatan nasionalisme dan moderasi beragama sebagai salah satu upaya pencegahan terorisme dan radikalisme.
Siti Nurjanah, Rektor IAIN Metro menyampaikan ada tiga agenda yang hendak dilaksanakan.
“Ada tiga agenda yang akan kita selenggarakan yaitu FGD (Focus Group Discusion) Moderasi Beragama untuk perwakilan Sekolah Se-Lampung, FGD Moderasi Beragama untuk Forum Rektor PTKIN dan Sholawat Kebangsaan”.
“Ketiga kegiatan tersebut tidak hanya diperuntukkan untuk negara, namun juga menjadi wujud kolaborasi Pentahelix Moderasi Beragama di Lampung,” ujar Siti Nurjanah.
Ardito Wijaya, Wakil Bupati Lampung Tengah juga berharap agenda ini dapat memberikan penguatan ideologis Pancasila untuk masyarakat Lampung.

Selain dilaksanakan secara luring, pertemuan tersebut juga diselenggarakan secara daring dan dihadiri oleh Direktur pencegahan BNPT Brigjen. Pol. R Ahmad Nurwakhid.
Pada arahannya Direktur memberikan masukan untuk dipersiapkan secara matang dan menjadi momentum deklarasi mujahid.
“Seluruh persiapan agar dilakukan dengan mantang dan terus dilakukan koordinasi sehingga dalam pelaksanaan sesuai dengan apa yang telah direncanakan. Agenda ini nantinya bisa menjadi momentum deklarasi Mujahid NKRI Lampung,” ujar Ahmad Nurwakhid. “Siapa saja yang peduli dan memiliki ghirah militansi untuk menjaga konstitusi UUD 1945 dan Pancasila,” kata Akhmad Nurwahid soal Mujahidin NKRI.
Akhmad Nurwakhid menilai, langkah IAIN Metro bersama tim dapat menjadi percontohan dalam gerakan Moderasi Beragama. (tim_humas)