Semarang, metrouniv.ac.id – Fakultas Syariah UIN Jurai Siwo Lampung terus memperkuat kiprah akademiknya di tingkat internasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan Tim Riset Fakultas Syariah dalam Konferensi Internasional yang diselenggarakan oleh UIN Walisongo Semarang (8sd12/9). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Syariah, Prof. Husnul Fatarib, Lc., M.A., Ph.D.
Keikutsertaan dalam konferensi internasional tersebut tidak sekadar menjadi ruang bagi para dosen untuk mempresentasikan hasil penelitian, tetapi juga menjadi bagian penting dari penguatan budaya akademik, jejaring keilmuan, serta reputasi institusi. Forum internasional menjadi ruang strategis untuk mempertemukan gagasan, hasil riset, dan perspektif akademik dari berbagai latar belakang keilmuan dan negara.
Bagi Fakultas Syariah, keterlibatan dosen dalam forum akademik internasional juga memiliki nilai strategis dalam mendukung peningkatan mutu program studi dan institusi. Publikasi dan diseminasi hasil penelitian pada forum ilmiah internasional dapat menjadi salah satu eviden dalam penguatan kinerja tridarma perguruan tinggi serta mendukung pemenuhan berbagai indikator mutu dan akreditasi.
Dekan Fakultas Syariah, Prof. Husnul Fatarib, menyampaikan kebanggaannya terhadap keterlibatan para dosen dalam forum akademik bertaraf internasional. Menurutnya, kesempatan tersebut perlu dimanfaatkan sebagai bagian dari proses membangun tradisi akademik yang semakin kuat.
“Kegiatan ini sangat baik dan memberikan banyak manfaat. Keikutsertaan dalam forum internasional merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas akademik sekaligus menjadi salah satu langkah menuju standar kampus unggul.”
Dukungan terhadap partisipasi dosen dalam kegiatan akademik internasional juga datang dari Rektor UIN Jurai Siwo Lampung, Prof. Dr. Ida Umami, M.Pd.Kons. Rektor memberikan respons positif dan mendorong para dosen Fakultas Syariah untuk memanfaatkan kesempatan tersebut secara optimal.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui penerbitan surat tugas sebagai bentuk komitmen institusi dalam memberikan ruang dan dukungan bagi dosen untuk mengembangkan kapasitas akademik, memperluas jejaring keilmuan, serta membawa nama UIN Jurai Siwo Lampung ke ruang akademik yang lebih luas.
Dalam konferensi internasional tersebut, terdapat 11 akademisi yang tergabung dalam empat tim riset sebagai narasumber atau pemakalah. Keempat tim mengangkat tema-tema aktual yang berkaitan dengan hukum Islam, jaminan produk halal, regulasi, politik pengakuan sertifikasi halal, serta hukum kontrak Islam.

Tim pertama terdiri atas Prof. Husnul Fatarib, Lc., M.A., Ph.D., Agus Salim Ferliadi, M.H., dan Moelki Ardiansyah, M.H. Tim ini mengangkat tema “Integration of Hifz al-Bi’ah in the Indonesia Halal Product Assurance of Environmental Risk-Based Halal Certification as an Actualization of Maqashid al-Syariah.”
Kajian tersebut menyoroti integrasi prinsip hifz al-bi’ah atau perlindungan lingkungan dalam sistem jaminan produk halal di Indonesia melalui pendekatan sertifikasi halal berbasis risiko lingkungan sebagai aktualisasi dari maqashid al-syariah.
Tim kedua yang terdiri atas Sainul, S.H., M.A., M.H. dan Choirul Salim, M.H. membawakan tema “Beyond Certification: Transnational Halal Governance and the Politics of Recognition in Muslim-Minority East Asia.”
Kajian ini mengangkat isu tata kelola halal lintas negara serta dinamika politik pengakuan sertifikasi halal di kawasan Asia Timur, khususnya dalam konteks negara-negara dengan populasi Muslim minoritas.
Selanjutnya, tim ketiga yang terdiri atas Nizarudin, S.Ag., M.H., Nency Dela Oktora, M.H., dan Nyimas Lidya Putri Pertiwi, S.H., M.Sy. mempresentasikan kajian “Beyond Compliance: Reconstructing Regulatory Justice in Indonesia’s Mandatory Halal Certification.”
Kajian tersebut berfokus pada persoalan keadilan regulatif dalam penerapan kewajiban sertifikasi halal di Indonesia, dengan melihat lebih jauh aspek kepatuhan dan dampaknya terhadap berbagai pihak yang terlibat dalam ekosistem produk halal.
Sementara itu, tim keempat yang terdiri atas Firmansyah, M.H., Rahmah Ningsih, S.H.I., M.A.Hk., dan Hud Leo Perkasa Maki, S.H.I., M.H.I. mengangkat tema “Self-Declare as a Source of Continuing Obligation: Reconstructing Halal Certification in Islamic Contract Law.”
Tema tersebut membahas mekanisme self-declare dalam sertifikasi halal serta implikasinya sebagai bentuk kewajiban berkelanjutan dalam perspektif hukum kontrak Islam.
Keikutsertaan dalam konferensi internasional tersebut juga dimanfaatkan untuk memperluas jejaring kolaborasi akademik. Selain mengikuti agenda konferensi, Tim Fakultas Syariah UIN Jurai Siwo Lampung merencanakan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antarpeliti, khususnya dalam bidang riset dan kajian hukum ekonomi syariah atau muamalah.
Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada forum konferensi, tetapi dapat berkembang menjadi kerja sama penelitian, publikasi ilmiah, pertukaran pengetahuan, serta berbagai bentuk kegiatan akademik lainnya.
Di samping agenda riset, Fakultas Syariah juga melakukan benchmarking sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi pengelolaan dan manajemen fakultas. Benchmarking diarahkan pada penguatan tata kelola fakultas yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tuntutan pengelolaan perguruan tinggi modern.
Kegiatan benchmarking tersebut dikoordinasikan oleh Kabag Fakultas Syariah, Susi Yulianti, S.H., M.H., bersama tim manajemen fakultas.
Rangkaian kegiatan ini menunjukkan bahwa internasionalisasi Fakultas Syariah tidak hanya diarahkan pada peningkatan kapasitas individu dosen sebagai akademisi, tetapi juga pada penguatan kelembagaan melalui kolaborasi riset, jejaring akademik, dan peningkatan tata kelola fakultas.
Dekan Fakultas Syariah menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah strategis untuk membangun budaya akademik yang unggul dan berkelanjutan.
“Ini merupakan kegiatan yang sangat baik dan bermanfaat, sekaligus menjadi salah satu langkah untuk memenuhi standar menuju kampus unggul. Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan berkontribusi terhadap terlaksananya kegiatan ini.”
Melalui keterlibatan aktif dalam forum akademik internasional, Fakultas Syariah UIN Jurai Siwo Lampung terus mendorong penguatan tridarma perguruan tinggi, internasionalisasi riset, kolaborasi akademik, dan tata kelola kelembagaan. Langkah tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi Fakultas Syariah sebagai bagian dari institusi pendidikan tinggi Islam yang mampu berkontribusi dalam pengembangan kajian hukum Islam dan hukum ekonomi syariah pada tingkat nasional maupun global. ( )