Metro, metrouniv.ac.id. – Berbagai langkah telah dan sedang dilakukan oleh Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama (Kemenag) RI dalam upaya peningkatan kapabilitas Satuan Pengawas Internal (SPI) di PTKN. Intjen telah menunjuk 7 PTKIN, salah satunya IAIN Metro menjadi pilot project pada kegiatan Peningkatan Kapabilitas SPI yang telah dilaksanakan sejak 2 Oktober yang lalu.
Langkah awal yang telah dilakukan oleh Itjen adalah dengan melakukan pemetaan dengan hasil hampir seluruh SPI pada PTKIN masih berada pada grade 1. Hasil tersebut disampaikan oleh Desmi Avicena Madina salah satu Pengendali Teknis pada kegiatan Peningkatan Kapabilitas SPI pada acara penandatanganan komitmen penguatan SPI oleh 7 Rektor PTKIN.
Dari hasil pemetaan dan penandatangan komitmen tersebut, Itjen kembali melanjutkan kegiatan dengan melakukan pendampingan implemantasi penguatan SPI yang dilakukan di IAIN Metro.
Mardani Rifianto selaku ketua tim menyampaikan ada 11 output yang akan jadi sasaran pada kegiatan pendampingan yang meliputi penyusunan dan penyempurnaan.
Berikut 11 output pendampingan yang dilakukan oleh Itjen Kemenag RI pada kegiatan Penguatan Kapabilitas SPI IAIN Metro.
- Pernyataan komitmen SPI;
- Internal Audit Charter/Piagam;
- Standar Kerja Pengawasan SPI;
- Analisis Beban Kerja (ABK) SPI;
- Peta Kompetensi SDM SPI;
- Uraian Jabatan dan Analisis Jabatan SPI;
- Rencana Pengembangan SDM SPI;
- Audit Universe (Peta Auditan);
- Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT) berbasis risiko;
- Kebijakan Penyusunan dan Komunikasi Hasil Pengawasan SPI;
- Kendali Mutu Pengawasan SPI (Perencanaan, Pelaksanaan, Pelaporan, dan Tindak Lanjut).
Pelaksanaan pendampingan peningkatan kapabilitas Satuan Pengawas Internal (SPI) di IAIN Metro dijadwalkan hingga 27 Oktober 2023 mendatang dengan melakukan diskusi sebagai langkah dalam memenuhi target tersbut. (ss_humas)