Lampung, metrouniv.ac.id – Suasana hangat dan penuh kekayaan budaya mewarnai pembukaan asesmen lapangan Program Studi Tadris Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Jurai Siwo Lampung, Senin pagi (8/09/2025). Para asesor disambut dengan tarian khas Lampung Pesisir Barat, Muli Ngantak Pangasan, yang dibawakan secara anggun oleh lima mahasiswa penari dengan balutan busana kuning emas.

Gerakan para penari yang anggun dan penuh makna berhasil memukau para tamu undangan, termasuk asesor yang hadir. Tari Muli Ngantak Pangasan memiliki filosofi mendalam; “Muli” berarti gadis atau perempuan, sementara “Ngantak Pangasan” berarti menginjak pangasan atau tempat tinggi. Tari ini merupakan bentuk penghormatan sekaligus sambutan untuk tamu agung dalam acara adat maupun kegiatan resmi, biasanya dibarengi dengan sekapur sirih sebagai simbol ucapan selamat datang.

Diketahu para asesor dan Rektor UIN Jurai Siwo Lampung yang diiringi oleh para pejabat UIN Jurai Siwo Lampung disambut oleh para penari yang mengiring perjalanan sejak mulai pintu masuk menuju panngung dengan iringan musik dan tarian dari para penari.

Wakil Dekan I Tubagus Ali Rachman Puja Kesuma menyampikana bahwa sebagai penyambutan asesor Lamdik kita sambut dengan kehadiran tari tradisional yang tidak hanya menghadirkan nuansa sakral, tetapi juga memperlihatkan identitas budaya Lampung yang kental di tengah suasana akademik.
“Ini adalah wujud penghargaan kami kepada para asesor sekaligus upaya melestarikan budaya daerah,” ujarnya.

Usai persembahan tarian, acara dilanjutkan dengan agenda pembukaan asesmen lapangan secara resmi yang berlangsung di Aula Gedung Akademik Center (GAC). Kehangatan penyambutan ini menjadi awal yang baik bagi rangkaian kegiatan asesmen lapangan Prodi Tadris Bahasa Inggris yang akan berlangsung hingga Selasa (9/09/2025).