Metro, metrouniv.ac.id – Capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Metro yang mencapai 81,22 dan menjadi salah satu yang tertinggi di Provinsi Lampung dinilai perlu terus dijaga melalui kolaborasi berbagai pihak. Salah satunya melalui penguatan peran perguruan tinggi dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul yang mampu menjawab tantangan pembangunan di masa depan.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Rektor II UIN Jurai Siwo Lampung, Yudiyanto, saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Metro dalam rangka Hari Jadi Kota Metro ke-89 di Aula DPRD Kota Metro, Senin (9/6).
Menurut Yudiyanto, tingginya capaian pembangunan manusia di Kota Metro merupakan modal besar yang harus terus diperkuat. Sebagai perguruan tinggi yang tumbuh dan berkembang di Kota Metro, UIN Jurai Siwo Lampung siap mengambil peran lebih besar dalam mendukung peningkatan kualitas SDM melalui pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
“IPM Kota Metro yang termasuk tertinggi di Lampung menunjukkan bahwa pembangunan manusia di kota ini berjalan sangat baik. Tentu capaian ini perlu terus ditingkatkan dan kami siap menjadi bagian dari upaya tersebut melalui berbagai program akademik maupun pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Metro, IPM Kota Metro tercatat sebesar 81,22 atau masuk kategori sangat tinggi. Angka tersebut jauh melampaui rata-rata IPM Provinsi Lampung yang berada pada angka 73,98. Capaian tersebut mencerminkan keberhasilan pembangunan di sektor pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat yang selama ini menjadi fondasi kemajuan Kota Metro.
Yudiyanto menegaskan, kontribusi UIN Jurai Siwo Lampung terhadap pembangunan SDM bukanlah sesuatu yang baru. Selama berpuluh tahun, kampus tersebut telah melahirkan ribuan alumni yang berkiprah di berbagai bidang, mulai dari dunia pendidikan, birokrasi, keagamaan, dunia usaha, hingga sektor-sektor strategis lainnya.
Karena itu, transformasi kelembagaan dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro menjadi UIN Jurai Siwo Lampung menjadi momentum penting untuk memperluas kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan daerah.
“Alih status menjadi UIN membuka ruang yang lebih luas bagi kami untuk mengembangkan program studi, memperkuat riset dan inovasi, serta membangun kolaborasi yang lebih besar dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat. Kami ingin hadir lebih dekat dan lebih nyata dalam mendukung pembangunan Kota Metro,” kata Yudiyanto.
Ia menambahkan, keberadaan UIN Jurai Siwo Lampung di kawasan pendidikan Kota Metro menjadi modal strategis dalam membangun sinergi dengan pemerintah daerah. Dengan kapasitas kelembagaan yang terus berkembang, UIN siap berkontribusi dalam menyiapkan generasi unggul yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga karakter, integritas, dan daya saing global.

Rapat Paripurna Hari Jadi Kota Metro ke-89 tersebut dipimpin Ketua DPRD Kota Metro, Ria Hartini, dan dihadiri unsur Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, instansi vertikal, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Sejumlah perguruan tinggi negeri dan swasta di Kota Metro dan sekitarnya juga turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran berbagai institusi pendidikan tinggi menjadi cerminan kuatnya komitmen bersama untuk mendukung pembangunan daerah berbasis ilmu pengetahuan, inovasi, dan penguatan kualitas sumber daya manusia.
Bagi UIN Jurai Siwo Lampung, momentum Hari Jadi Kota Metro ke-89 bukan sekadar peringatan perjalanan panjang sebuah kota, melainkan juga kesempatan untuk memperkuat kolaborasi demi masa depan pembangunan yang lebih maju. Dengan semangat baru pasca-transformasi menjadi universitas, UIN Jurai Siwo Lampung menegaskan kesiapannya untuk terus menjadi bagian penting dalam melahirkan SDM unggul yang akan mengawal kemajuan Kota Metro dan Provinsi Lampung di masa mendatang. ( )