Lampung Timur, metrouniv.ac.id – Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung menggelar seleksi Beasiswa Cendikia BAZNAS (BCB) bagi mahasiswa, Kamis (8/10/2026). Tahapan seleksi berlangsung di Perpustakaan Bait Al Hikmah kampus 2 dan diikuti 32 peserta yang telah dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi untuk mengikuti tahap wawancara.
Proses seleksi dilakukan melalui wawancara oleh enam interviewer yang menggali berbagai aspek dari peserta sebagai bagian dari penilaian calon penerima beasiswa.
Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama UIN Jurai Siwo Lampung, Dr. Aria Septi Anggaira, mengatakan seluruh peserta memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dan potensi terbaik dalam proses seleksi tersebut.
“Jadi hari ini ada 32 peserta yang akan mengikuti seleksi BCB. Selanjutnya peserta akan diwawancara untuk menggali potensi masing-masing peserta,” ujar Aria.


Ia menegaskan bahwa jumlah penerima beasiswa nantinya tidak dapat mengakomodasi seluruh peserta. Karena itu, mahasiswa yang belum mendapatkan kesempatan sebagai penerima diharapkan tidak berkecil hati.
“Tidak semuanya bisa tertampung. yang tak masuk jangan berkecil hati. Kalian masih bisa mengikuti seleksi beasiswa lainnya, masih banyak kesempatan,” pesannya ke peserta.
Sementara itu, Kepala Bagian Administrasi Umum dan Layanan Akademik UIN Jurai Siwo Lampung, S. Effendi, M.Pd.I menjelaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara objektif dengan mempertimbangkan hasil penilaian administrasi dan wawancara.

Menurutnya, program beasiswa tersebut nanti dalam bentuk bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dari BAZNAS Pusat dengan total anggaran sebesar Rp40 juta.
Ia melanjutkkan jika diasumsikan rata-rata UKT mahasiswa penerima sebesar Rp2 juta, dana tersebut secara matematis dapat menjangkau sekitar 20 mahasiswa. Namun, jumlah penerima pada akhirnya akan menyesuaikan besaran UKT masing-masing mahasiswa yang dinyatakan lolos seleksi.
“Seleksi ini akan kami lakukan sebaik mungkin, berdasarkan penilaian administrasi dan wawancara,” katanya.
Lebih dari sekadar bantuan pembiayaan pendidikan, penerima Beasiswa BAZNAS juga akan mendapatkan pendampingan setelah ditetapkan sebagai penerima. Pendampingan tersebut diarahkan melalui pendekatan kurikulum entrepreneurship dengan melibatkan mentor yang telah ditunjuk.



Sementara kegiatan seleksi wawancara ini dipandu oleh Fadhil Hardiansyah, M.Pd., yang juga selaku mentor BCB di satker UIN Jurai Siwo Lampung.
Melalui rangkaian seleksi tersebut, UIN Jurai Siwo Lampung berharap penerima Beasiswa BAZNAS tidak hanya memperoleh dukungan untuk meringankan beban UKT, tetapi juga memiliki ruang untuk mengembangkan kapasitas diri, kemandirian, serta jiwa kewirausahaan.
Seleksi wawancara menjadi salah satu tahapan penting untuk menentukan peserta yang dinilai paling sesuai dengan kriteria program. Hasil seleksi selanjutnya akan menjadi dasar penetapan mahasiswa penerima bantuan UKT dari BAZNAS. ( )