Lampung, metrouniv.ac.id – Di tengah semakin maraknya arus informasi melalui media sosial, seluruh aparatur sipil negara (ASN) UIN Jurai Siwo Lampung diingatkan untuk lebih arif, bijak, dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial. Setiap informasi maupun pesan yang disampaikan hendaknya memperhatikan kebenaran, kebaikan, serta manfaatnya bagi orang lain.
Pesan tersebut disampaikan Dekan Fakultas Syariah, Prof. Husnul Fatrib, saat memberikan arahan pada apel pagi rutin awal pekan yang berlangsung di halaman Gedung Perpustakaan Kampus II UIN Jurai Siwo Lampung, Senin (2/11/2026).

Dalam arahannya, Prof. Husnul menekankan tiga prinsip penting yang perlu menjadi pedoman dalam bermedia sosial, yakni truth (kebenaran), goodness (kebaikan), dan usefull (kemanfaatan).
Pertama, truth, yakni memastikan kebenaran setiap informasi sebelum mempercayai, membagikan, ataupun menyebarkannya kepada orang lain. Menurutnya, masyarakat saat ini dihadapkan pada begitu banyak informasi yang beredar di media sosial sehingga diperlukan sikap kritis dan kehati-hatian dalam menyaring setiap informasi.
Kedua, goodness, yakni memastikan bahwa informasi dan komunikasi yang disampaikan mengandung nilai-nilai kebaikan serta tidak menyakiti, merendahkan, atau merugikan orang lain. Penggunaan kata-kata dalam media sosial perlu diperhatikan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun konflik.

Ketiga, usefull yaitu mempertimbangkan nilai kemanfaatan dari informasi yang disampaikan. Sebab, tidak semua informasi yang benar harus disebarluaskan. Perlu dipertimbangkan apakah informasi tersebut memberikan manfaat atau justru berpotensi menimbulkan persoalan baru.
Ia juga mengingatkan bahwa algoritma media sosial dapat memengaruhi pola interaksi dan ritme komunikasi masyarakat. Karena itu, setiap pengguna perlu memiliki kebijaksanaan dalam merespons berbagai informasi maupun perbedaan pandangan yang muncul di ruang digital.

“Jangan sampai teman yang satu keluarga, satu profesi, bahkan yang selama ini memiliki hubungan baik menjadi saling menjauh hanya karena kata demi kata yang kita tuliskan di media sosial,” pesannya.
Lebih lanjut, Prof. Husnul mengajak seluruh ASN memanfaatkan media sosial secara positif, terlebih saat ini UIN Jurai Siwo Lampung tengah memasuki masa sosialisasi kampus melalui berbagai kegiatan, kunjungan, dan komunikasi dengan masyarakat.
Menurutnya, komunikasi yang baik akan memberikan dampak positif terhadap citra institusi. Media sosial juga dapat menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan berbagai keunggulan kampus, program studi, fasilitas, serta peluang pendidikan kepada masyarakat luas, termasuk dalam mendukung upaya internasionalisasi kampus.
Ia mengajak seluruh keluarga besar UIN Jurai Siwo Lampung untuk menjadikan media sosial sebagai ruang komunikasi yang produktif, membangun citra positif, dan memperluas jejaring kerja sama.

Apel pagi tersebut diikuti oleh ASN di lingkungan UIN Jurai Siwo Lampung, mulai dari unsur pimpinan, para wakil rektor, dekan, kepala bagian (Kabag), hingga pejabat akademik lainnya.