DISKUSI KEAGAMAAN DENGAN KOMUNITAS MUSLIM AUSTRIA

32Dialog_Wina.jpg
PESERTA ARFI BERDISKUSI TENTANG KEBERAGAMAAN 
DENGAN KOMUNITAS MUSLIM AUSTRIA
Para peserta program Academic Recharging for Islamic Higher Education (ARFI) Austria yang diketuai oleh Imam Mustofa dari STAIN Jurai Siwo Metro mengadakan kegiatan akademik berupa diskusi dengan Komunitas Muslim Austria pada Kamis, 20 Oktober 2015. Diskusi dilaksanakan di Kantor Komunitas Muslim Austria dan berlangsung sekitar dua jam, dimulai dari pukul 10.00 dan berakhir pukul 12.00 Waktu Wina.
 
Rombongan peserta ARFI tiba sekitar pokul 09.30 dan disambut hangat oleh Presiden Komunitas Muslim Austria, Dr. Fuat Sanac yang didampingi asistennya, Carla Amina Baghajati dan dua orang staf. Sebelum memulai diskusi para peserta ARFI memperkenalkan diri, begitu juga dari pihak Komunitas tersebut. 
“Diskusi sesama Muslim dari berbagai Negara, termasuk Indonesia sangat penting dilakukan” ujar Fuat. “Kita perlu sharing pengalaman tentang keberagamaan dan peran umat Islam di masyarakat masing-masing daerah atau negara” lanjutnya.“Kami berterima kasih atas kehadiran saudara-saudara dari Indoensia ke kantor kami, ini merupakan sebuah kehormatan bagi kami, bisa berdialog, berdiskusi dan sharing dengan para dosen Perguruan Tinggi Islam di Indonesia”, pungkas Sanac.
 
Sementara itu, Asisten Presiden Komunitas, Amina memaparkan mengenai perjuangan dakwah Islamiyah di negara yang mayoritas penduduknya beragama non-Muslim. “Perjuangan kami untuk menjelaskan kepada pemerintah dan masyarakat bahwa agama Islam adalah agama perdamaian, agama penuh cinta, agama persatuan yang sesuai dengan nilai-nilai demokrasi terasa sangat berat. Namun kami terus berusaha dengan penuh kegigihan dan kesabaran” Ujar Amina. “Perjuangan dakwah ini semakin berat saat muncul isu dan propaganda negatif tentang Islam dan muslim, mulai dari isu terorisme, islamophobia dan munculnya Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS) di Timur Tengah”, imbuhnya.
 
Aminah menambahkan, “Perjuangan kami untuk meyakinkan pemerintah alhamdulillah berhasil, Islam diakui secara resmi oleh pemerintah sebagai agama ketiga di Austria setelah katolik dan Protestan”. “Ini adalah hasil yang sangat membanggakan, dan kami akan terus berjuang, sehingga nilai-nilai Islam bisa masuk dalam berbagai perundang-undangan di Austria.”
 
Sementara itu, beberapa Dosen peserta ARFI menyampaikan pemaparan mengenai kehidupan beragama di Indonesia. Erwin Hafid dari UIN Alauddin Makassar menyatakan bahwa kehidupan beragama di Indonesia umumnya sangat harmonis, meskipun di Indonesia lebih plural dari segi agama dan keyakinan. “Tantangan dakwah Islam di Indonesia juga berat, terlebih untuk menjaga persatuan, kesatuan dan persaudaraan umat Islam, karena umat Islam di Indonesia tidak mempunyai paham dan pemikiran yang sama”, ujar Hafid. “Secara idologis ada Sunni, ada Syi’ah, ada Ahmadiyah dan ideologi lainnya. Secara organisasi keagamaan juga bermacam-macam, tapi ada dua Ormas yang terbesar, yaitu Nahdhatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, kedua ormas ini sangat moderat dan dapat berperan aktif dalam menjaga persatuan umat”, lanjutnya. 
 
Sementara itu, peserta lain, Imam Mustofa mengemukakan mengenai pentingnya media dalam berdakwah. “Tantangan dakwah Islamiyah di era sekarang cukup berat, terlebih di negara-negara yang muslimnya minoritas. Perlu bantuan media untuk mem-blow up nilai-nilai Islam yang penuh cinta, perdamaian, persaudaraan dan tentang penghormatan dan perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM), serta untuk men-counter propaganda anti-Islam”, ujar Imam. “Propaganda anti Islam dan Islamophobia masih gencar di Media anti-Islam, oleh karena itu perlu media yang mengimbangi, yang setidaknya akan menetralisir situasi”, pungkasnya.
 
Diskusi berlangsung sangat dinamis dan interaktif. Banyak peserta yang mengajukan pertanyaan dan saling menanggapi. Para peserta ARFI menyampaikan banyak terima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk berdiskusi dengan Komunitas Muslim Austria. Diskusi semacam ini sangat penting untuk membangun dan mengembangkan wawasan dakwah di era global bagi para Dosen. (Imam Mustofa, Wina)

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

socio, echo, techno, preneurship
🔴 LIVE
🔊

Cek koneksi...

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.