Dorong Penguatan Pengelolaan Ma’had, Mudir Ma’had Al-Jami’ah UIN Jusila Hadiri Munas XII

IMG-20251127-WA0039

Metrometrouniv.ac.id – Dalam upaya meningkatkan kualitas pengelolaan Ma’had Al-Jami’ah, Mudir Ma’had Al-Jami’ah UIN Jurai Siwo Lampung (Jusila), Taufid Hidayat Nazar, menghadiri Musyawarah Nasonal (Munas) Mudir Ma’had Al-Jami’ah XII yang digelar pada 25–27 November 2025 di Hotel Golden Palace, Mataram. Kegiatan yang diselenggarakan oleh UIN Mataram ini diikuti oleh 36 delegasi dari berbagai Ma’had Al-Jami’ah perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) se-Indonesia, termasuk UIN Jurai Siwo Lampung.

Munas tahun ini mengusung tema Revitalisasi Ma’had Al-Jami’ah dalam Menjaga Marwah PTKIN sebagai Pusat Pendidikan Karakter dan Peradaban.” Tema tersebut menjadi fokus diskusi dalam memperkuat peran Ma’had sebagai pusat pendidikan karakter dan pembinaan mahasiswa.

Ketua panitia sekaligus Mudir Ma’had Al-Jami’ah UIN Mataram, Prof. KH. Zaidi Abdad, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Munas kali ini menjadi ruang kontemplasi bagi para pengelola Ma’had untuk memperkokoh peran lembaga dalam pendidikan di PTKIN. Ia menegaskan bahwa Ma’had bukan sekadar tempat tinggal bagi mahasantri, tetapi pusat implementasi ilmu, akhlak, dan pengabdian.

“Ma’had harus turut serta dalam membangun bangsa dan negara Indonesia,” ujarnya.

Munas XII juga dihadiri Farid F. Saenong mewakili Menteri Agama, Koordinator Staf Khusus Kementerian Agama. Dalam sambutannya, Farid menekankan besarnya perhatian Menteri Agama terhadap pendidikan keagamaan, mulai dari pesantren hingga Ma’had ’Aliy.

Ia mengungkapkan bahwa Kementerian Agama dalam waktu dekat akan membentuk Direktorat Jenderal Kepesantrenan sebagai wujud komitmen penguatan lembaga pendidikan keagamaan. Farid juga menyoroti peran strategis Ma’had Al-Jami’ah dalam menjaga amaliyah, tradisi, kultur, hingga kemampuan santri yang melanjutkan studi di perguruan tinggi Islam.

Di tengah tantangan sekularisme dan profanisasi kampus, Farid menegaskan pentingnya Ma’had sebagai benteng karakter bagi mahasiswa PTKIN.

Pada sesi penutupan, Ketua Asosiasi Ma’had Al-Jami’ah Nasional (AMAN), Abdul Hadi, membacakan beberapa rekomendasi penting yang disepakati seluruh peserta. Adapun enam poin utama hasil Munas XII adalah:

  1. Penetapan UIN Palangkaraya sebagai tuan rumah Munas Mudir Ma’had Al-Jami’ah 2026.
  2. Penyusunan Buku Bunga Rampai Ekoteologi yang melibatkan para Mudir dengan beragam pendekatan ilmiah.
  3. Penataan iuran keanggotaan dan perbaikan tata kelola organisasi AMAN.
  4. Penguatan hubungan kelembagaan dengan Kementerian Agama Pusat untuk mendukung keberlanjutan program Ma’had.
  5. Standarisasi kegiatan Munas dan Musabaqah Mahasantri Ma’had Al-Jami’ah di seluruh Indonesia.
  6. Peningkatan media dan informasi organisasi demi memperluas jejaring dan komunikasi antar-Ma’had.

Rekomendasi ini diharapkan menjadi pijakan dalam memperkuat eksistensi Ma’had Al-Jami’ah sebagai pusat pendidikan karakter di lingkungan PTKIN.

Acara Munas XII ditutup dengan penuh kehangatan di Gedung Pertemuan UIN Mataram. Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh peserta mengenai urgensi peran Ma’had Al-Jami’ah dalam menjaga marwah PTKIN sebagai lembaga pendidikan tinggi Islam yang membentuk karakter dan peradaban.

Mudir Ma’had Al Jami’ah UIN Jusila, Taufid berharap kegiatan ini akan membawa semangat dan penguatan ma’had kedepan.

“Semoga dengan  kebersamaan yang terbangun melalui pertemuan Kunas XI Mah’ha Al Jami’ah tahun 2025 terus memperkuat kontribusinya dalam mencetak generasi muda yang berakhlak mulia, berintegritas, dan siap membangun peradaban bangsa, ujarnya.

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

socio, echo, techno, preneurship
🔴 LIVE
🔊

Cek koneksi...

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.