DOSEN STAIN JURAI SIWO METRO KUNJUNGI WINA AUSTRIA
Program Academic Recharging for Higher Islamic Education (ARFI)
Wina ,pojoksamber.com- Imam Mustafa Dosen STAIN Jurai Siwo Metro bersama 10 Dosen lainnya dari lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) dari berbagai wilayah di Indonesia, Imam Mustofa adalah salah satu delegasi yang dikirim oleh Direktorat Pendidikan Tinggi Islam (DIKTIS) Kementerian Agama RI untuk meningkatkan kualitas dan wawasan akademik di Universitas Wina Austria melalui program Academic Recharging for Higher Islamic Education (ARFI).
Program ARFI sendiri menurut Imam bertujuan untuk meningkatkan kompetensi Dosen, khususnya dalam bidang riset, publikasi hasil riset dan pembangunan link dengan para Profesor di perguruan Tinggi di Eropa yang melaksanakan program Islamic Studies dan ilmu-ilmu yang dikembangkan di PTKI di Indonesia, termasuk Ilmu Humaniora, Sains dan Teknologi. Salah satu pembimbing Imam di Universitas Wina, Prof. Rüdiger Lohlker menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan kerjasama yang terjalin antara Kemenag RI dengan Universitas Wina. Prof. Lohlker siap membimbing semua peserta dalam bidang riset, baik dari segi metodologi, pengembangan link maupun publikasi hasil riset.
Agenda ARFI meliputi dua kegiatan utama, yaitu akademik dan non akademik. Kegiatan akademik meliputi individual meeting dengan Profesor pembimbing, general meeting, lecture, public lecture, visit and dialogue, library orientatation. Sementara kegiatan nonakademik antara lain pengenalan seni, budaya dan sosial di Wina.
Kegiatan ini sudah terjadwal secara skematis selama satu bulan penuh hingga tanggal 30 Oktober 2015. Imam Mustofa yang telah didapuk menjadi ketua Delegasi ARFI Austria menjelaskan bahwa program ini sangat bermanfaat bagi para Dosen, tidak hanya dalam bidang pegajaran akan tetapi dalam bidang riset dan publikasi ilmiah. “Para peserta ARFI Austria sangat antusias mengikuti semua agenda yang telah dibuat oleh para pembimbing, karena mereka sangat terbantu, khususnya dalam bidang riset dan pengembangan link akademik”, paparnya.
Lebih lanjut Imam menjelaskan, “Jadwal kegiatan ARFI cukup padat, namun kami dapat mengikutinya secara intens. Kegiatan ARFI telah disusun para Profesor pembimbing dari Universitas Wina sangat padat, alhamdulilah kami dapat mengikutinya, karena kami merasakan manfaat dan banyak hal positif yang bisa dibawa kembali ke kampus”. Salah satu hal yang menambah semangat saya untuk mengikuti kegiatan ARFI di Kota Wina Austria adalah keindahan dan kebersihan Kota Wina.
“Kami betah dan menikmati tinggal di kota Wina, lingkungannya bersih, fasilitas publik sangat memadai dan memuaskan” ungkap Imam Mustafa. “Selain itu, pada weekend kita bisa menikmati keindahan kota Wina, gedung-gedung yang kokoh yang semuanya mempunyai sejarah masing-masing”, pungkasnya.
Program ARFI bukan saja sebagai “pengembaraan intelektual dan akademik” bagi para peserta, akan tetapi juga sebagai wahana untuk menambah dan mengembangkan wawasan para Dosen PTKI. Program ARFI juga membantu untuk membuka wawasan keagamaan dan perspektif hubungan internasional para peserta, karena dalam kegiatan ini para peserta difasilitasi untuk berinteraksi dengan beberapa pemuka agama dan lembaga keagamaan yang ada di Wina seperti Prof. Susanne Heine (Protestant Theologian).
Penulis : Imam Mustofa