Lampung, metrouniv.ac.id – Progres pembangunan Gedung Laboratorium Terintegrasi UIN Jurai Siwo Lampung kini semakin menunjukkan perkembangan signifikan. PT PLN (Persero) resmi melakukan energisasi sambungan listrik sebesar 690 KVA pada Rabu (22/10/2025), menandai dimulainya pasokan daya listrik utama untuk menunjang pembangunan dan pengoperasian gedung monumental tersebut.
Proses energisasi dilakukan oleh jajaran pimpinan PLN, di antaranya Liston, Asisten Manajer Niaga PLN UP3 Metro, bersama Puji Rahayu, Manajer PLN ULP Kota Metro, serta tim teknis dari PLN UP3 Metro. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kontrak Pembagunan Gedung Laboratorium Terintegrasi UIN Jurai Siwo Lampung yang telah ditandatangani pada 25 Juli 2025 lalu oleh PT. Lince Romauli Raya selaku penyedia.

Dalam proses penyambungan listrik perdana ini, tim PLN didampingi langsung oleh sejumlah pejabat UIN Jurai Siwo Lampung, antara lain Ahmad Supardi selaku Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan (AUAK), Mustakim selaku Kabag Umum dan Layanan Akademik, Sukmono selaku Kasubbag TU Perlengkapan dan Rumah Tangga, serta Supendi selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan gedung tersebut.
Selain beberapa pejabat UIN Jurai Siwo Lampung, proses energisasi listrik tersbut juga didampingi oleh pihak penyedia yakni kontraktor pelaksana dan pihak Manajemen Kontruksi.
Sebelum energisasi dilakukan, pihak PLN dan UIN Jurai Siwo Lampung telah menandatangani perjanjian jual beli tenaga listrik (PJBTL) pada September 2025, disertai dengan pemenuhan seluruh dokumen administrasi, pemasangan kabel tegangan menengah (TM), serta perangkat kelistrikan di sisi PLN maupun pelanggan. Setelah melalui proses pemeriksaan koneksi dan pengujian sistem, hari ini PLN secara resmi menyerahkan sambungan daya listrik kepada pihak penyedia pembangunan gedung laboratorium terintegrasi.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Biro AUAK Ahmad Supardi meninjau langsung gardu listrik dan Main Distribution Panel (MDP) yang telah terpasang di lokasi. Ia menyampaikan bahwa dengan beroperasinya aliran listrik ini, proses pembangunan dapat berlangsung lebih optimal, termasuk dalam pemanfaatan tower crane (TC) yang telah disiapkan oleh penyedia proyek.
“Kami berharap dengan tersambungnya listrik, pembangunan gedung laboratorium ini dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu, sehingga segera dapat difungsikan untuk mendukung kegiatan Tri Dharma perguruan tinggi,” ujar Ahmad Supardi.

Lebih lanjut, Supardi menambahkan bahwa Laboratorium Terintegrasi UIN Jurai Siwo Lampung merupakan salah satu laboratorium terbesar di Provinsi Lampung dengan nilai anggaran lebih dari 60 miliar rupiah. Gedung ini nantinya akan menjadi pusat riset, eksperimen, dan pengembangan inovasi bagi sivitas akademika UIN Jurai Siwo Lampung.
Sementara itu, Liston, Asisten Manajer Niaga PLN UP3 Metro, menegaskan komitmen PLN untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan keandalan energi listrik bagi pelanggan, khususnya lembaga pendidikan tinggi yang mendukung kemajuan daerah.

Senada dengan itu, Puji Rahayu, Manajer PLN ULP Kota Metro, mengungkapkan bahwa pihaknya juga tengah menyiapkan penyambungan kebutuhan listrik tambahan untuk Kampus I UIN Jurai Siwo Lampung.
“Dalam pekan ini kami akan menuntaskan proses penyambungan agar segera dapat dioperasikan. Beberapa kelengkapan jaringan juga sudah kami pasang pada pekan sebelumnya,” jelasnya.

Usai proses pemeriksaan dan uji coba sistem, kedua belah pihak sepakat untuk terus memperkuat koordinasi dan kerja sama dalam mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur kampus. Sinergi ini menjadi langkah nyata menuju kampus yang berdaya saing, dengan terepenuhinya kebutuahn energi listrik yang handal.