FGD PRODI KHUSUS, UIN JUSILA BAHAS STRATEGI SURVIVAL MECHANISM

WhatsApp Image 2026-01-15 at 13.17.53

Metro, metrouniv.ac.id – UIN JUSILA menggelar Focus Group Discussion (FGD) khusus bagi program studi (prodi) keislaman dan prodi-prodi yang tergolong minim peminat, Rabu (15/1), bertempat di Ruang Rapat Rektorat. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh menurunnya tingkat peminatan calon mahasiswa terhadap sejumlah prodi tersebut dalam beberapa tahun terakhir, termasuk prodi-prodi embrio (baru) yang belum dikenal masyarakat.

FGD dipimpin langsung oleh Wakil Rektor I UIN JUSILA, Prof. Dr. Dedi Irwansyah, dengan mengusung tema “Survival Mechanism”. Tema ini menegaskan pentingnya strategi adaptif dan inovatif agar prodi-prodi keislaman serta prodi langka peminat tetap bertahan, berkembang, dan memiliki daya saing di tengah dinamika pendidikan tinggi yang semakin kompetitif.

Dalam forum tersebut, seluruh peserta yang meliputi dekan, kaprodi, sekretaris prodi, kepala pusat, ketua LPM, dan ketua LPPM diberikan kesempatan yang sama untuk menyampaikan pandangan, gagasan, dan usulan. Setiap peserta memperoleh waktu berbicara selama lima menit. Kesempatan ini dimanfaatkan secara optimal, bahkan terlihat antusiasme tinggi dari peserta yang meminta untuk mendapatkan giliran berbicara lebih awal.

FGD diawali oleh Kepala Biro AUAK UIN JUSILA, Dr. Win Hartan, yang memberikan pengantar sekaligus motivasi dan wawasan strategis. Ia menekankan bahwa peluang kerja lulusan Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUAD) serta prodi-prodi keislaman sejatinya sangat luas. Dr. Win Hartan mencontohkan kondisi di Sumatera Selatan, di mana alumni prodi keislaman mampu berkiprah di berbagai sektor, bahkan bekerja di rumah sakit non-Muslim sebagai ruhaniawan Islam dengan gaji cukup tingga.

Ia juga menyampaikan optimisme terhadap arah perubahan dan pengembangan UIN JUSILA ke depan. Menurutnya, prodi-prodi keislaman di UIN JUSILA masih memiliki potensi besar untuk berkembang, hanya saja potensi tersebut belum “dikemas” dan dipromosikan secara tepat. “Potensinya ada, tinggal bagaimana kita mengemas dan menyalakannya,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu peserta, Walfajri, menyoroti perlunya perubahan pola dalam menarik minat calon mahasiswa. Menurutnya, pendekatan yang digunakan tidak lagi sebatas sosialisasi, melainkan harus bergeser ke pola rekrutmen aktif. Namun ini juga perlu disertai kepastian kuota beasiswa bagi calon mahasiswa untuk prodi-prodi ini.

Secara umum, diskusi berlangsung dinamis dan konstruktif. Berbagai pandangan strategis, kritik, serta gagasan inovatif muncul sebagai respons atas tantangan rendahnya peminatan prodi. Hasil FGD ini direncanakan akan dirumuskan menjadi rekomendasi strategis yang akan disampaikan kepada pimpinan universitas sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan pengembangan prodi ke depan.

(lk)

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

socio, echo, techno, preneurship
🔴 LIVE
🔊

Cek koneksi...

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.