Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Metro menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dengan mengambil tema “Menggali isu-isu Strategis Pengelolaan Lembaga Pendidikan Sekolah” pada hari sabtu (4/3) bertempat di GSG IAIN Metro. FGD yang dihadiri lebih kurang 100 Kepala Sekolah dan Madrasah se-Kota Metro, Lampung Timur dan Lampung Tengah tersebut menghadirkan 3 Narasumber, yaitu : Dr. Otib Syatibi Hidayat (UNJ), Drs. Kuryani, MPd., dan Mukhtar Hadi, M.S.I., dan dimoderatori oleh Buyung Syukron, S.Ag.,S.S.,M.A.
FGD dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Dr.Hj.Akla, M.Pd. FGD tersebut, bertujuan membangun sebuah semangat kebersamaan dalam menyamakan persepsi tentang standar normatif pengelolaan lembaga pendidikan sekolah/madrasah. Ketiga Narasumber sepakat bahwa pengelolaan lembaga pendidikan tidak harus dan puas berhentik pada satu titik saja. Banyak hal menurut Dr. Otib Syatibi Hidayat yang perlu dikembangkan oleh Sekolah/Madrasah dalam upaya melakukan pengelolaan, seperti : penguatan karakter, kebijakan politik, sampai pada pemanfaatan anggaran yang tepat dan berhasil guna. Sementara Drs. Kuryani, M.Pd, menyoroti tentang pentingnya sinergitas lembaga pendidikan dan masyarakat dalam mengelola lembaga madrasah/sekolah, sebagaimana yang diamanatkan dalam UU No. 20 tahun 2003. Di sisi lain Mukhtar Hadi, M.Si, melihat optimalisasi peran kepemimpinan kepala sekolah/madrasah yang saat ini harus berorientasi sebagai motivator, inovator, dan berjiwa visioner.
Acara yang berlangsung meriah dan penuh dengan keakraban tersebut ditutup dengan proses diskusi antar peserta dengan wacana kritis dan kekikinian terkait isu-isu strategis pengelolaan lembaga pendidikan. Pada kesempatan FGD tersebut juga dilakukan MoU antara Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Metro dengan seluruh Pimpinan/Kepala Sekolah/Madrasah se-Kota Metro, Lampung Timur, dan Lampung Tengah. MoU ini dilakukan sebagai proses penguatan kelembagaan IAIN Metro dalam upaya menghasilkan output Sarjana Pendidikan yang benar-benar memiliki kualitas yang baik.