Metro, metrouniv.ac.id — Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UIN Jurai Siwo Lampung resmi ditetapkan sebagai pilot project Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) tahun 2026. Penetapan ini merupakan bagian dari komitmen UIN Jurai Siwo Lampung dalam mendukung reformasi birokrasi, khususnya pada aspek pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Penunjukan FUAD sebagai pilot project ZI dilakukan melalui mekanisme pemungutan suara yang berlangsung secara resmi dan transparan. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Rektor UIN Jurai Siwo Lampung, Prof. Ida Umami, serta jajaran pimpinan unit dan fakultas di lingkungan kampus.

Acara pemilihan dipandu oleh Kepala Satuan Pengawas Internal (SPI), Nety Hermawati, dan secara teknis pelaksanaan pemungutan suara dipimpin oleh Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Umum (AKU), Win Hartan.

Berdasarkan hasil pemungutan suara, FUAD memperoleh suara terbanyak dengan 12 suara, disusul Fakultas Syariah dengan 4 suara. Sementara itu, Pascasarjana serta Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) masing-masing memperoleh 2 suara. Adapun Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) memperoleh 1 suara.
Dengan hasil tersebut, FUAD secara resmi ditunjuk sebagai pilot project Zona Integritas UIN Jurai Siwo Lampung tahun 2025. Penetapan ini diharapkan menjadi langkah awal yang strategis dalam membangun tata kelola fakultas yang bersih, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan prima.

Rektor UIN Jurai Siwo Lampung, Prof. Ida Umami, menyampaikan harapannya agar FUAD mampu menjadi role model bagi fakultas dan unit lain dalam penerapan Zona Integritas. Ia juga menegaskan bahwa program ini tidak berhenti pada satu fakultas saja, melainkan akan dilaksanakan secara bergilir di fakultas lainnya pada tahun-tahun berikutnya.
“Zona Integritas ini diharapkan menjadi motor penggerak perbaikan layanan dan budaya kerja yang berintegritas di lingkungan UIN Jurai Siwo Lampung,” ujar Rektor.

Atas kepercayaan ditunjuk sebagai pilot proect ZI, Dekan FUAD, Albara Sarbaini menegaskan komitmennya untuk terus berupaya dalam mendorong reformasi birokrasi yang berdampak nyata bagi sivitas akademika dan masyarakat luas.