Metro, metrouniv.ac.id – Senin, 25 Juli 2022, Rektor IAIN Metro menggelar rapat koordinasi studi lanjut, bermaksud untuk membahas hal-hal yang dianggap perlu dalam kaitannya mendukung proses perbaikan SDM pegawai IAIN Metro.
Rektor IAIN Metro Dr. Siti Nurjanah, M.Ag mengundang segenap pimpinan untuk membahas hal-hal terkait studi lanjut. Dalam rapat yang berlangsung di ruang rapat Syaifudin Zuhri tersebut, Siti Nurjanah menyampaikan beberapa poin yang fokus inti pembahasannya yakni arah menjadi Guru Besar.
Sebagaimana diketahui, Syarat Guru Besar yakni 3 tahun mutlak dari S3 dan publikasi jurnal terindeks scopus (tidak discontinued). Harapannya keluarga besar IAIN Metro bisa jalan bersama terkait keilmuan untuk memetakan ke Kemenag atau ke Dikti.
Rektor berupaya untuk mengawal proses guru besar asalkan syarat terpenuhi. Masa 3 tahun menjadi waktu study mutlak untuk program doktoral. Mengingat Kemenag saat ini membantu dan mendukung untuk para doktoral dalam proses yang cepat, maka bagi setiap yang sudah memenuhi agar segera menyampaikan berkasnya sebelum Oktober tahun ini.
“Kami akan kawal bapak-ibu sekalian hingga proses Guru Besar, namun harus memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku, termasuk para doktoral yang sudah menempuh S3 harus mendokumentasikan surat tugas belajar atau izin belajar,” kata Siti Nurjanah.
Diketahui ada reward publikasi jurnal terindeks scopus yang sudah dipetakan oleh LPPM, dan Lembaga berinisiatif untuk berlangganan jurnal scopus.
Yulqoriah, M.Sy selaku Sub Koordinator OKPP mengatakan bahwa laporan percantuman gelar yang terdahulu berjalan cepat. Total ada 13 usul terakhir dibawa di bulan Juni sudah dilakukan input oleh pegawaian bagian mutasi.

Ketua LPM, Dr. Dedi Irwansyah mengatakan bahwa terkait publikasi scopus, dosen butuh ruang infrastruktur yang memadai untuk produktif menulis.
“Harapannya ada space di perpusatakaan, semacam ruangan bagi dosen di hari kerja yang digunakan untuk menulis. Jika ada infrastruktur tersebut, maka SDM dosen bisa memanfaatkannya,” kata Dedi Irwansyah.
Menurut Dedi Irwansyah, skema akselerasi perlu disiapkan, dari ruang khusus dosen untuk menulis, akses internet sampai langganan jurnal terindeks scopus sebagai referensi yang terkoneksi secara sistemik.
Plt. Kabiro IAIN Metro Agus Hamdani mengapresiasi masukan infrastruktur yang disampaikan. Menurut Agus, perencanaan sudah menyusun proposal untuk berlangganan jurnal.
“Perpustakan sudah menyediakan 1 ruang untuk ruang penelurusan digital, kemungkinan dapat dijadikan tempat untuk menulis, selanjutnya data dukung langganan jurnal sudah beberapa kali diminta,” kata Agus Hamdani.
Akhir pertemuan dari rapat kooedinasi studi lanjut disepakati bahwa infrastruktur yang mendukung proses Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya bidang penelitian, akan segera ditindaklanjuti. Pimpinan IAIN Metro mendukung sepenuhnya upaya peningkatan produktivitas dosen dalam pengembangan ilmu. (tim_humas)