Lampung Timur, metrouniv.ac.id – Inspektur Investigasi Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI, Ahmadun, melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan Gedung Laboratorium Terintegrasi UIN Jurai Siwo Lampung di Kampus II pada Kamis (14/11/2025). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai dengan Rencana Kerja dan Syarat (RKS) serta penawaran yang telah ditetapkan sebelumnya.
Gedung yang dibangun menggunakan sumber dana SBSN (Surat Berharga Syariah Negara) tersebut menelan anggaran lebih dari Rp63 miliar dan menjadi salah satu proyek strategis UIN Jurai Siwo Lampung tahun 2025. Sebagai penanggung jawab pelaksanaan review dan pendampingan proyek, Ahmadun menegaskan pentingnya kesesuaian antara pelaksanaan di lapangan dengan ketentuan teknis yang telah dirumuskan.
“Kami ingin memastikan seluruh proses pembangunan ini berjalan sesuai RKS, penawaran, serta standar mutu yang telah ditetapkan. Transparansi, akuntabilitas, dan kualitas pekerjaan menjadi fokus utama dalam pendampingan yang dilakukan Itjen,” ujar Ahmadun saat meninjau area proyek.
Dalam kegiatan ini, Inspektur didampingi oleh seluruh tim Itjen yang terdiri dari pengendali teknis, ketua tim, serta dua anggota lainnya. Mereka melakukan evaluasi lapangan, pengecekan detail teknis, hingga memastikan dokumentasi pekerjaan tersusun sesuai ketentuan.
Dari pihak UIN Jurai Siwo Lampung, hadir Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Yudiyanto, yang turut mendampingi proses peninjauan. Ia hadir bersama Kepala Satuan Pengawas Internal (SPI) Nety Hermawati beserta tim, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan tim pengelola SBSN UIN Jurai Siwo Lampung.
Yudiyanto menyampaikan apresiasi atas pendampingan intensif yang diberikan Inspektorat Jenderal Kemenag RI. “Dengan adanya review dan pendampingan dari Itjen, kami semakin terbantu dalam memastikan bahwa pekerjaan pembangunan ini memenuhi standar dan berjalan tepat waktu. Ini menjadi wujud komitmen kami untuk menghasilkan sarana laboratorium yang berkualitas bagi pengembangan akademik kampus,” ujarnya.
Peninjauan ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan review dan pendampingan Itjen pada proyek pembangunan gedung laboratorium terintegrasi yang berlangsung sejak 11–14 November 2025. Melalui pemantauan langsung tersebut, diharapkan pembangunan dapat berjalan optimal, tepat mutu, dan memberikan hasil maksimal bagi sivitas akademika UIN Jurai Siwo Lampung.