INSTRUKTUR NASIONAL PERKUAT MODERASI BERAGAMA DI UIN JUSILA

WhatsApp Image 2025-12-15 at 14.23.19

Lampung Timur, metrouniv.ac.id – Di tengah arus informasi yang kian deras dan kecenderungan menguatnya sikap keagamaan yang eksklusif, UIN Jurai Siwo Lampung mengambil langkah proaktif untuk memperkuat fondasi keberagamaan mahasiswa. Melalui Pusat Moderasi Agama, kampus ini kembali menggelar kegiatan Penguatan Moderasi Beragama, sebuah forum reflektif yang dirancang untuk menumbuhkan cara pandang keagamaan yang seimbang, inklusif, dan berkeadaban.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 11 Desember 2025, di Gedung GAC Kampus II UIN Jurai Siwo Lampung ini menghadirkan Dr. Ni Rai Vivien, S.Pd.H., M.Pd.H., Instruktur Nasional Moderasi Beragama, sebagai narasumber utama.

Rektor UIN Jusila, Prof. Dr. Ida Umami, M.Pd., Kons, yang juga hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa moderasi beragama harus menjadi karakter mahasiswa. “Moderasi beragama adalah sikap beragama yang adil, seimbang, dan menghargai perbedaan. Mahasiswa UIN Jusila harus menjadi agen perdamaian yang menebarkan toleransi dan menolak segala bentuk ekstremisme,” ujarnya.

Beliau juga berpesan agar nilai-nilai moderasi beragama tidak cukup dipahami, tetapi harus diwujudkan dalam sikap dan tindakan nyata di kampus maupun di tengah masyarakat.

Sedangkan Dr. Ni Rai Vivien dalam paparannya, ia mengajak mahasiswa melihat moderasi beragama bukan sekadar konsep normatif, melainkan sebagai sikap hidup yang relevan dan mendesak untuk menjawab tantangan kebinekaan Indonesia.

“Moderasi beragama adalah kunci menjaga harmoni di tengah perbedaan,” tegas Dr. Ni Rai Vivien. Ia mengulas nilai-nilai utama moderasi beragama—mulai dari komitmen kebangsaan, toleransi, sikap anti-kekerasan, hingga penghargaan terhadap tradisi dan kearifan lokal—sebagai landasan membangun kehidupan sosial yang damai dan saling menghormati.

Tak berhenti pada penyampaian materi, kegiatan ini dikemas sebagai ruang dialog interaktif. Mahasiswa didorong untuk berdiskusi, bertanya, dan merefleksikan pengalaman mereka dalam menghadapi realitas keberagaman di lingkungan kampus maupun masyarakat. Melalui proses ini, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan sikap kritis dan bijak, sekaligus terhindar dari narasi ekstrem dan pola pikir eksklusif yang berpotensi memecah belah.

Antusiasme peserta menjadi cerminan bahwa isu moderasi beragama bukan sekadar wacana, tetapi kebutuhan nyata generasi muda. Kegiatan ini terbuka bagi seluruh mahasiswa UIN Jurai Siwo Lampung dari berbagai fakultas dan latar belakang organisasi kemahasiswaan. Keterlibatan lintas elemen mahasiswa dinilai penting sebagai bagian dari upaya kolektif membangun budaya kampus yang sehat, beretika, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

Melalui kegiatan ini, UIN Jurai Siwo Lampung kembali menegaskan perannya sebagai ruang pembelajaran yang tidak hanya mengasah intelektualitas, tetapi juga membentuk karakter kebangsaan dan keagamaan yang matang. Diharapkan, penguatan moderasi beragama ini mampu melahirkan generasi akademik yang toleran, berpikiran terbuka, dan siap menjadi agen perdamaian di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk.

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

socio, echo, techno, preneurship
🔴 LIVE
🔊

Cek koneksi...

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.