Surabaya, metrouniv.ac.id – Proses Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PMB-PTKIN) 2026 memasuki tahap akhir dengan capaian yang menunjukkan tren menggembirakan. Jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN-PTKIN) tahun ini berhasil menarik perhatian besar dari calon mahasiswa, tercermin dari jumlah pendaftar yang mencapai 143.948 siswa, berasal dari lebih dari 12 ribu satuan pendidikan di seluruh Indonesia.
Lonjakan ini sejalan dengan meningkatnya kepercayaan publik terhadap kualitas perguruan tinggi Islam negeri. Hasil survei terbaru menunjukkan mayoritas siswa menilai PTKIN mampu bersaing secara akademik dengan perguruan tinggi umum, sekaligus memiliki prospek lulusan yang menjanjikan di dunia kerja.

Ketua PMB-PTKIN 2026, Prof. Dr. H. Abd. Aziz, M.Pd.I. menyampaikan bahwa pelaksanaan seleksi berjalan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia menilai tingginya minat masyarakat tidak terlepas dari kombinasi keunggulan PTKIN yang menawarkan pendidikan berbasis nilai keislaman, kualitas akademik, serta biaya yang relatif terjangkau.
Selain itu, terdapat terobosan baru pada proses seleksi tahun ini berupa pemetaan kondisi kesehatan mental calon mahasiswa. Inisiatif tersebut dihadirkan sebagai bentuk perhatian terhadap kesiapan psikologis generasi muda yang akan memasuki dunia pendidikan tinggi.
Dari sisi kebijakan, Kementerian Agama mencatat adanya perkembangan menarik, yakni jumlah pendaftar dari madrasah yang kini melampaui sekolah umum. Hal ini dinilai sebagai indikator semakin kuatnya ekosistem pendidikan Islam di Indonesia, sekaligus menunjukkan kesiapan lulusan PTKIN untuk bersaing di tingkat global.

Sejumlah PTKIN juga mulai menunjukkan performa yang membanggakan dalam pemeringkatan internasional. Pencapaian ini diharapkan menjadi pijakan untuk memperkuat reputasi global serta mendorong lebih banyak mahasiswa asing menempuh pendidikan di Indonesia.
Di tingkat daerah, tren positif ini turut dirasakan oleh UIN Jurai Siwo Lampung (UIN JUSILA). Kampus tersebut mencatat peningkatan jumlah pendaftar jalur SPAN-PTKIN sebesar 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Rektor UIN Jurai Siwo Lampung, Prof. Ida Umami, menyambut baik capaian tersebut. Ia menilai peningkatan ini merupakan bukti meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan yang ditawarkan kampusnya.

“Alhamdulillah, kenaikan jumlah pendaftar ini menunjukkan bahwa UIN JUSILA semakin mendapat tempat di hati masyarakat. Kami terus berupaya meningkatkan mutu akademik, penguatan karakter keislaman, serta relevansi lulusan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa UIN JUSILA tengah memperluas kerja sama internasional dan memperkuat kurikulum agar lulusan mampu bersaing di luar.

“Tren ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah. Kami ingin memastikan bahwa setiap mahasiswa yang diterima tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan mental, spiritual, dan profesional,” tambahnya.
Dengan selesainya tahapan sidang kelulusan, hasil seleksi kini dalam proses finalisasi sistem sebelum diumumkan secara resmi kepada publik pada 7 April 2026. Masyarakat pun menantikan hasil tersebut sebagai bagian dari perjalanan awal calon mahasiswa dalam menempuh pendidikan tinggi di PTKIN. ()