Metro, metrouniv.ac.id – Menjelang penutupan pendaftaran jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN PTKIN) Tahun 2026 yang dibuka sejak 11 Februari 2026 dan berakhir Sabtu (28/02/2026), jumlah pendaftar di UIN Jurai Siwo Lampung menunjukkan tren peningkatan signifikan.
Di bawah kepemimpinan Rektor Prof. Ida Umami, UIN Jurai Siwo Lampung menargetkan peningkatan jumlah pendaftar sebesar 5 persen pada tahun ini. Target tersebut telah disampaikan dalam berbagai pertemuan dan forum akademik di lingkungan kampus BerIMAN (ber- Integritas, Moralitas, Akhlakul Karimah, Nasionalitas).

Berdasarkan data hingga pukul 19.00 WIB pada hari terakhir pendaftaran, jumlah pendaftar yang memilih UIN Jurai Siwo Lampung sebagai pilihan pertama mencapai 583 orang. Angka tersebut meningkat 11 persen dibandingkan tahun 2025 yang tercatat sebanyak 531 pendaftar.
Dengan capaian tersebut, peningkatan jumlah pendaftar tidak hanya melampaui target 5 persen yang ditetapkan, tetapi juga menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap UIN Jurai Siwo Lampung sebagai destinasi pendidikan tinggi keagamaan Islam negeri.

Adapun kuota penerimaan mahasiswa baru jalur SPAN PTKIN tahun 2026 di UIN Jurai Siwo Lampung ditetapkan sebanyak 526 kursi. Dengan jumlah pendaftar yang telah melampaui angka tersebut, persaingan dipastikan semakin kompetitif.
Rektor Prof. Ida Umami menyampaikan optimismenya atas capaian tersebut. Ia mengungkapkan rasa syukur karena target peningkatan pendaftar telah terpenuhi bahkan melampaui ekspektasi.

“Alhamdulillah, menjelang detik-detik penutupan pendaftaran SPAN PTKIN, jumlah pendaftar telah melampaui target peningkatan yang kami canangkan. Ini menjadi bukti meningkatnya minat dan kepercayaan masyarakat kepada UIN Jurai Siwo Lampung,” ujarnya.
Ia juga berharap pada sisa waktu yang tersedia, jumlah pendaftar masih dapat terus bertambah. Rektor mengimbau para siswa yang telah memenuhi syarat agar segera memanfaatkan waktu yang tersisa untuk menyelesaikan proses finalisasi pendaftaran.
“Kami mengajak para siswa untuk tidak menunda dan memastikan seluruh tahapan pendaftaran telah diselesaikan dengan benar sebelum sistem ditutup,” tambahnya.